SuaraJogja.id - Polisi menangkap seorang tersangka teroris jaringan ISIS di Padukuhan Jetis Jogopaten, Kalurahan Pendowoharjo, Sleman, Sabtu (21/1/2023) malam. Bersama dengan penangkapan itu, turut diamankan dua bom rakitan.
Diketahui penangkapan tersangka teroris bernama Agus Wijayanto tersebut dilakukan pada Sabtu (21/1/2023) malam. Namun tim Gegana Sat Brimobda Polda DIY juga diketahui masih melakukan pemeriksaan di kediaman warga tersebut.
Kabar penangkapan teroris jaringan ISIS itu dibenarkan oleh Kapolresta Sleman Kombes Aris Supriyono, kala dihubungi pada Minggu (22/1/2023).
Ia mengatakan, jajaran Polresta Sleman turut ikut di lapangan membantu melakukan pengamanan wilayah penangkapan warga yang diduga teroris itu.
"Agar pemeriksaan berjalan lancar di sekitar lokasi kejadian. Untuk sementara waktu, area sekitar lokasi pemeriksaan ditutup untuk umum," ujarnya.
Sementara dalam penggeledahan di kediaman tersangka yang dilakukan tim Densus 88 dan Jibom Polda DIY ditemukan dua buah bom rakitan. Temuan tersebut kemudian diledakkan oleh tim dari Jibom Polda DIY.
Ditangkapnya warga yang berdomisili di Kabupaten Sleman atas dugaan pelaku terorisme bukan kali pertama terjadi.
Sebelumnya, sosok yang diduga teroris ditangkap di padukuhan Kadisono, Kapanewon Berbah pada 2019.
Penangkapan terduga teroris juga terjadi pada 2020, di Padukuhan Lojisari, Kapanewon Berbah. Di lokasi penangkapan, ditemukan busur panah dan buku tabungan.
Selain itu, masih di Kapanewon yang sama, namun di padukuhan Cepor dan Gandu juga pernah berlangsung penangkapan warga oleh jajaran Densus 88, pada 2021.
Kontributor : Uli Febriarni
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air