"Tapi sekali lagi, itu yang dikeluhan ini [statusnya] adalah jalan provinsi, bukan kabupaten," tuturnya.
Menurutnya, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di area itu dikarenakan pengendara menghindari lubang jalan. Terlebih bila musim hujan datang dan muncul genangan, jalur jalan yang banyak kerusakan menjadi tidak terlihat jelas.
Ia juga pernah menjadi salah satu korban dari jalan rusak tersebut.
"Saya terakhir antar anak Bligo, Magelang, Jawa Tengah, ke rumahnya, jatuh," kata dia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Sleman, Taupiq Wahyudi menjelaskan, pihak tol belum bisa menambal jalan dengan permanen di ruas jalan yang rusak ini. Sejauh ini, solusi yang dilakukan baru 'tambal sulam'.
"Coba nanti saya cek lagi. Kalau memang sangat mengganggu, nanti saya laporan kepada pihak tol lagi ," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta