"Tapi sekali lagi, itu yang dikeluhan ini [statusnya] adalah jalan provinsi, bukan kabupaten," tuturnya.
Menurutnya, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di area itu dikarenakan pengendara menghindari lubang jalan. Terlebih bila musim hujan datang dan muncul genangan, jalur jalan yang banyak kerusakan menjadi tidak terlihat jelas.
Ia juga pernah menjadi salah satu korban dari jalan rusak tersebut.
"Saya terakhir antar anak Bligo, Magelang, Jawa Tengah, ke rumahnya, jatuh," kata dia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Sleman, Taupiq Wahyudi menjelaskan, pihak tol belum bisa menambal jalan dengan permanen di ruas jalan yang rusak ini. Sejauh ini, solusi yang dilakukan baru 'tambal sulam'.
"Coba nanti saya cek lagi. Kalau memang sangat mengganggu, nanti saya laporan kepada pihak tol lagi ," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan