SuaraJogja.id - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menerima kunjungan dari tim Kantor Staf Presiden pada Kamis (09/03/2023). Tim tersebut dipimpin oleh Jaleswari Pramodhawardani selaku Deputi V Kepala Staf Kepresidenan. Kunjungan ini sendiri dilaksanakan dalam rangka verifikasi lapangan terhadap pembenahan pelayanan keimigrasian.
Dalam verifikasi ini, tim Kantor Staf Presiden didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM D.I. Yogyakarta, Agung Rektono Seto, Kepala Divisi Keimigrasian, Muhammad Yani Firdaus, beserta jajaran pejabat di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM D.I. Yogyakarta.
Pada sambutannya, Agung Rektono mengungkapkan dirinya sangat senang dan mengapresiasi kedatangan tim dari Kantor Staf Presiden ke Kantor Imigrasi Yogyakarta.
"Kami mohon masukan dalam peningkatan pelayanan di Kantor Imigrasi Yogyakarta," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jaleswari Pramodhawardani selaku pimpinan rombongan Kantor Staf Presiden mengatakan bahwa kunjungan tim Kantor Staf Presiden dalam rangka menindaklanjuti arahan presiden terkait dengan pelayanan masyarakat dan orang asing serta hal-hal yang terkait penindakan hukum.
"Kami ingin mendapatkan gambaran identifikasi persoalan yang ada di Kantor Imigrasi Yogyakarta dan apa yang dibutuhkan dari kami," tuturnya.
Kemudian Jaleswari juga menyampaikan tupoksi Kantor Staf Presiden memberikan dukungan kepada presiden dan wakil presiden untuk program-program prioritas nasional serta pengelolaan isu strategis.
"Dari tupoksi kami ini saya rasa kita bisa berkoodinasi maupun berkolaborasi terkait hal-hal yang bisa kita lakukan dan kerjasamakan," jelasnya.
Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Najarudin Safaat memaparkan materi terkait profil Kantor Imigrasi Yogyakarta seperti, tugas dan fungsi, wilayah kerja dan beberapa hal lainnya termasuk inovasi-inovasi pelayanan yang dimiliki.
Baca Juga: Dari 12 Bakal Calon DPD RI Asal Jateng, Hanya 8 yang Diverifikasi KPU Purbalingga, Kok Bisa?
Salah satu inovasi yang menjadi kebanggaan Kantor Imigrasi Yogyakarta adalah Sepakat Karyo yang merupakan aplikasi pengelolaan pengaduan masyarakat.
"Dengan Sepakat Karyo, masyarakat dapat memasukkan pertanyaan dan aduan terkait layanan yang dapat di akses dari laman karyo.id/sepakatkaryo," jelasnya.
Dalam verifikasi lapangan ke Kantor Imigrasi Yogyakarta, tim Kantor Staf Presiden berdiskusi dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM D.I. Yogyakarta dan Kantor Imigrasi Yogyakarta. Jaleswari Pramodhawardani mewakili tim Kantor Staf Presiden sangat mengapresiasi capaian-capaian kinerja yang ditorehkan oleh Kantor Imigrasi Yogyakarta antara lain Penghargaan Peringkat 1Unit Penyelenggara Pelayanan Publik kategori “Pelayanan Prima” lingkup
Kementerian/Lembaga Khusus Tahun 2022.
Berita Terkait
-
Kantor Imigrasi Yogyakarta Layani Paspor Sehari Jadi, Segini Tarifnya
-
Kumpulkan Pendukung, Tiga Calon DPD RI Ini Bantu Verifikasi Faktual Sampel Dukungan di Purbalingga
-
Dari 12 Bakal Calon DPD RI Asal Jateng, Hanya 8 yang Diverifikasi KPU Purbalingga, Kok Bisa?
-
Nyaris Tak Lolos Verifikasi KPU, Partai Ummat Besutan Amien Rais Kini Terancam Dibubarkan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan