SuaraJogja.id - Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa membuka sosialisasi Gerakan Pemutakhiran Data Kartu Keluarga (GAPURA DATUK) yang diselenggarakan di Aula Lantai 3 Setda Sleman pada Selasa, (6/6). Danang juga sekaligus menyerahkan hasil dari program tersebut kepada perwakilan masyarakat yang hadir.
Dalam arahannya, Danang berharap ini merupakan strategi dalam mewujudkan akurasi data kependudukan yang efektif di Kabupaten Sleman. Ia mengatakan dengan pemutakhiran data Kartu Keluarga ini dapat memudahkan masyarakat untuk mengakses pelayanan publik seperti BPJS, BPN, Perbankan, Perizinan, Perpajakan dan lain sebagainya.
“Program ini menjadi strategi dalam mewujudkan akurasi data kependudukan agar masyarakat dapat memanfaatkan untuk urusan pelayanan publik serta membantu pemerintah,” ujarnya
Lebih lanjut, Danang juga mengharap perwakilan masyarakat yang hadir dalam sosialisasi ini nantinya dapat menginformasikan kepada orang lain tentang pentingnya data kependudukan yang mutakhir, satu data, dan benar.
Gerakan Pemutakhiran Data Kartu Keluarga dapat diakses masyarakat dengan mengajukan permohonan melalui Posyanduk Kalurahan, Kantor Kapanewon, Dinas Dukcapil, dan dapat mengakses secara daring melalui website dukcapilonline.slemankab.go.id
Pada kesempatan tersebut, Wabup Sleman juga sekaligus mempraktekkan pembuatan IKD (Identitas Kependudukan Digital).
IKD adalah informasi elektronik yang digunakan untuk merepresentasikan Dokumen Kependudukan dan data balikan dalam aplikasi digital melalui gawai yang menampilkan data pribadi sebagai identitas yang bersangkutan.
Berita Terkait
-
Dalam Rakornas, Wamendagri Bima Arya Sebut Validitas Data Dukcapil Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045
-
Dari Sekda ke Bupati: Harda Kiswaya dan Visi Sleman yang Maju dan Berkeadaban
-
Calon Kepala Daerah Keluarkan Pernyataan Seksis dan Nuansa Patriarki, Pilkada 2024 Sarat Bias Gender?
-
Harda-Danang Daftar Pertama ke KPU Sleman, Dikawal Pasukan Bergada dengan Jalan Kaki
-
Bahaya! Dari NIK Hingga Data Keluarga, Ini Data Penting Masyarakat di PDN yang Bocor Usai Diretas
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir