Selain itu, Widya Genomic juga menghadirkan jasa untuk profiling genetik dengan Genku. Hal ini bertujuan untuk melihat kecenderungan seseorang beresiko terserang penyakit kardiovaskular, kanker, gangguan pencernaan, penyakit metabolik dan lainnya.
"Nanti ada genetik konselor yang akan menginterpretasikan data yang sudah keluar. Nutrisionis juga ada untuk interpretasikan lagi ke menu-menu makanan yang sesuai genetik kita, akan dokter olahraga yang akan menerjemahkan hasil dari running varian genetik berdasarkan profil gen," ungkapnya.
Ditambahkan, President InaSHG (Indonesian Society of Human Genetic), Gunadi, hal ini sekaligus mendukung program pemerintah. Khususnya terkait dengan bagian yang sering dilupakan yakni promosi dan prevensi.
"Ini kita bicara promosi dan prevensi. Bagaimana mempromosikan tadi healthier longer, kemudian prevensi jangan sampai kena penyakit," cetus Gunadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Setetes Darah, Berjuta Harapan Bersama Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta
-
Gasak Rp243 Juta Modus Gembos Ban, Sindikat Pencuri di Yogyakarta Diringkus
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
Lulusan Hukum UGM Ini Banting Setir Jadi Ojol Saat Kuliah, Kini Jadi Peneliti Hukum Nasional
-
3 Rekomendasi Sedan Bekas Modal Rp30 Jutaan, Tahun 2000-an: Nyaman, Irit, dan Anti Rewel!