SuaraJogja.id - Kerusakan yang diakibatkan gempa bumi Mag 6,4 mengguncang Yogyakarta pada Jumat (30/06/2023) sekitar pukul 19:57:43 WIB terus bertambah.
Gempa terjadi pada lokasi 8.63 LS, 110.08 BT yang berpusat di Laut 86 Km Barat Daya Bantul dengan kedalaman 25 Km ini merusak puluhan bangunan di Bantul dan Gunung Kidul.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, sebanyak 40 titik kerusakan terjadi di Gunung Kidul dan 31 titik kerusakan terjadi di Bantul.
Sedangkan lima titik kerusakan terjadi di Kulon Progo. Kerusakan terjadi kebanyakan di rumah warga, fasilitas pemerintah, fasilitas kesehatan dan fasilitas pendidikan. Kerusakan mulai dari ringan hingga sedang di tiga kabupaten tersebut.
"Kerusakan yang terjadi mulai dari ringan hingga sedang di tiga kabupaten tersebut," ujar Plh Kepala Pelaksana BPBD DIY, Danang Samsurizal dalam keterangannya, Jumat Malam.
Danang menambahkan, gempa bumi ini juga mengakibatkan satu warga Bantul S, perempuan 67 tahun meninggal dunia. Warga Mulyodadi, Bambanglipuro ini meninggal akibat kaget saat terjadi gempa bumi.
"Sudah dikonfirmasi, S meninggal dunia akibat kaget [saat gempa]," jelasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Gempa Susulan Terus Terjadi di Bantul Yogyakarta, BMKG Imbau Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Makin Praktis
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh
-
Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat
-
Tekanan Ekonomi Meningkat, Pemkot Yogyakarta Didorong Luncurkan KUR Daerah Bunga Hingga Nol Persen
-
Duh! Gara-gara Nilai Rupiah Anjlok, Target Pembangunan Infrastruktur DIY Terancam Meleset