SuaraJogja.id - Kecelakaan tunggal melibatkan sepeda motor terjadi di Jalan Ring Road Utara Sendangadi, Mlati, Sleman, Minggu (6/8/2023) petang kemarin. Laka lantas itu diduga diakibatkan oleh kabel yang menjuntai di tengah jalan.
Hal ini diungkapkan oleh salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya. Ia membenarkan bahwa laka lantas itu berawal dari pengendara yang terjerat kabel.
"Posisi saya itu di pos, ada denger suara jatuh motor pertama jatuh. Di lihat terus motor kedua baru jatuh karena menghindari itu [motor pertama] ada jeda beberapa detik bukan murni langsung ditabrak," ujar dia, Senin (7/8/2023) siang.
"Dan faktor pertama ternyata ada kabel yang putus dan mengenai salah satu pengendara sepeda motor terus yang belakang gak bisa menghindar," imbuhnya.
Ia mengatakan bahwa saat itu posisi kendaraan tidak melaju terlalu kencang. Namun pengendara sepeda motor tetap terluka cukup parah akibat kejadian itu.
"Enggak banter [kencang]. Itu [kabel] kalau kena motor walaupun gak banter tetap sakit. Gak ][ngebut] normal aja, maghrib-maghrib jarang ada yang ngebut, sempat di rem, dan belakang sempat menghindar," terangnya.
Dia menuturkan bahwa sebenarnya kabel yang melintang di jalanan tersebut beberapa jam sebelum kejadian sudah putus dan terjuntai. Namun saat itu tidak ada pengendara yang lewat dan langsung ditangani oleh petugas terkait.
Namun kabel itu kemudian ternyata putus lagi setelah terkena truk yang melaju dari arah barat ke timur. Baru kemudian mengenai salah satu pengendara sepeda motor itu.
"Putus pertama untung gak ada orang, baru setelah dibenerin ternyata dari arah barat truk lewat kenceng kena, putus lagi. Gak sampai satu jam putus dibenerin, terus putus dan kena orang," tuturnya.
Baca Juga: Pengendara Motor Kecelakaan Tunggal di Sleman, Diduga Akibat Kabel Melintang
Menurutnya kabel yang melintang itu memang sudah kelebihan beban. Apalagi tak hanya satu jenis kabel saja yang ada di situ.
"Lebih kapasitas itu. Bermacam-macam kabel," imbuhnya.
Sebelumnya, Kasatlantas Polresta Sleman Kompol Andhies Fitriya Utomo menuturkan ada dua sepeda motor yakni Yamaha Mio J dan Suzuki Smash yang melaju dari arah timur menuju ke barat atau dari Jombor ke Kronggahan. Posisi sepeda motor Mio J saat itu berada di depan.
"Sesaat menjelang di TKP pengemudi sepeda motor Yamaha Mio J tiba-tiba terjatuh terkena kabel yang melintang dijalan," kata Andhies dikonfirmasi, Senin (7/8/2023).
Akibat jarak pengemudi sepeda motor Suzuki Smash yang tak berada jauh. Lantas pengendara Suzuki Smash menabrak sepeda motor Yamaha Mio J yang ada di depannya.
Polisi saat ini masih menyelidiki lebih lanjut terkait kabel apa yang menjadi penyebab kecelakaan itu. Termasuk memeriksa saksi-saksi yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara