SuaraJogja.id - Dua pelajar di salah satu SMK Kapanewon Bambanglipuro Bantul, NVA (15) dan REB (15) ini nyaris jadi bulan-bulanan warga lantaran menabrak orang yang menegurnya di jalan hingga terjatuh. Warga semakin geram ketika kedua remaja ini kedapatan membawa senjata tajam berjenis celurit.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. keduanya yakni MVA (15) warga Kalurahan Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul dan REB (15) warga Kalurahan Gilangharjo, Pandak, Bantul.
"Keduanya diamankan di jalan Samas tepatnya di Dusun Tangkil Kalurahan Sumbermulyo Kapanewon Bambanglipuro,"kata Jeffry Minggu (13/8/2023).
Sebelum diserahkan kepada polisi, keduanya terlebih dahulu diamankan oleh warga di jalan Samas, tepatnya Dusun Tangkilan, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul pada Minggu (13/08/2023).
Penangkapan keduanya bermula ketika pada pukul 23.50 WIB polisi menerima laporan warga ada keributan. Kemudian petugas yang menerima laporan langsung mendatangi Tenpat Kejadian Perkara (TKP) yang dimaksud.
Jeffry menjelaskan, awalnya sekira pukul 23.50 WIB di Jalan Samas, selatan dam (bendungan) Tangkilan, Sumbermulyo, Bambanglipuro Bantul, salah seorang warga Sanden Bantul yang bernama Septiyan Dwi Risyanto warga Sanden berboncengan dengan temannya melintas di jalan Samas.
Sesampainya di lokasi, mereka melihat pengendara sepeda motor Nmax dan Honda Vario yang masing-masing berboncengan melaju ugal-ugalan yang salah satu diantaranya sambil melempar botol kaca hingga pecah saat membentur aspal.
"Keduanya melaju dari arah selatan ke utara atau dari Samas menuju ke Bantul,"terang dia.
Setelah itu, terlihat kedua kendaraan berpisah di mana pengendara Nmax langsung melaju kencang ke arah utara, sedangkan pengendara Honda Vario yakni MVA yang berboncengan dengan REB balik arah ke selatan.
Dua orang saksi sempat berhenti untuk melihat situasi lalu kemudian melanjutkan perjalanan ke selatan. Kemudian, saksi yang kembali melanjutkan perjalanan melihat pengendara Vario berhenti dan langsung didekati oleh saksi.
"Saksi berniat untuk menanyakan maksud dari yang lakukan pelaku, namun pelaku langsung memacu kendaraannya sampai terjatuh karena menabrak saksi," lanjut Jeffry.
Sontak, warga sekitar yang mendengar pengendara terjatuh keluar dan mendekati tempat kejadian. Namun, disaat itu pula sajam yang dibawa pelaku ikut terjatuh sehingga warga langsung mengamankan keduanya.
Saat ini keduanya masih pemeriksaan, sudah diamankan di Mapolsek Bambanglipuro. Adapun, celurit sepanjang 35 cm serta sepeda motor Honda Vario Nopol AB 5211 YY turut diamankan sebagai barang bukti untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
"Keduanya masih menjalani pemeriksaan,"terang dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
-
Pasien Asuransi Pemerintah Masih Menunggu, Industri Sebut Administrasi Jangan Kalahkan Kemanusiaan
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal