SuaraJogja.id - Polisi memastikan proses identifikasi dugaan kerangka manusia yang ditemukan di proyek revitalisasi benteng Keraton Jogja, Jalan Suryamentaraman Wetan, RT 55 RW 14, Panembahan, Keraton, Jogja beberapa waktu lalu telah selesai.
Diduga kuat kerangka itu merupakan warga zaman dulu yang telah dimakamkan di lokasi tersebut.
Hal ini disampaikan Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharjo. Ia menuturkan kerangka manusia itu juga telah dimakamkan kembali pada Senin (21/8/2023) kemarin.
"Kerangka saat ini informasi terakhir sudah dimakamkan. Proses identifikasi sudah selesai," kata Timbul, Kamis (24/8/2023).
Dari hasil identifikasi, pihaknya memastikan tidak ditemukan sesuatu yang signifikan dari kerangka tersebut. Termasuk tidak adanya bekas kekerasan maupun yang lain.
"Jadi tidak ditemukan hal-hal yang menyangkut dari tindak pidana," ungkapnya.
Kerangka manusia tersebut dimakamkan kembali di Makam Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Sidikan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Dikatakan Timbul, pihak RS Bhayangkara telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Yogyakarta guna pemakaman kerangka tersebut.
Kemudian dari Dinas Sosial Kota Yogyakarta berkoordinasi dengan BPBD Kota Yogyakarta untuk prosesi pemakaman termasuk menyiapkan mobil ambulans.
Baca Juga: Dalami Temuan Tengkorak di Proyek Revitalisasi Beteng Keraton, Polisi Duga Itu Kerangka Lama
Pemakaman kerangka dilakukan Senin kemarin pada pukul 11.30 WIB dengan berjalan dengan lancar dan aman.
Terkait kerangka sendiri, kata Timbul, memang diduga kerangka manusia. Sebab disinyalir lokasi galian proyek itu dulunya juga merupakan makam peninggalan zaman dulu.
"Warga sekitar tidak mengetahui ada nya makam di lokasi penemuan kerangka tersebut. Dimungkinkan kerangka yang ditemukan itu dari pemakaman warga zaman dulu," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, diduga kerangka manusia ditemukan di sebuah galian Proyek Revitalisasi Beteng Keraton pada Senin (7/8/2023) lalu. Petugas gabungan kepolisian langsung mengevakuasi temuan dan diidentifikasi ke RS Bhayangkara.
Berita Terkait
-
Perkembangan Temuan Diduga Kerangka Manusia di Benteng Kraton Jogja, Polisi Sebut Ada Temuan Lainnya
-
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Penemuan Kerangka Bayi di Banyumas, Ternyata Hasil Hubungan Gelap Ayah dengan Anak
-
Misteri Kerangka Manusia Di Rorotan Jaktim, Temuan Cincin Dan Kalung Mengarah Ke Sosok Indah
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Harga Pertamax Naik, Pekerja Bergaji UMR di Jogja Kian Terjepit
-
Hasil Audit Kasus Dugaan Malapraktik Balita, RSUD Prambanan Sebut Tak Ada Kelalaian Medis
-
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Makin Praktis
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh
-
Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat