SuaraJogja.id - Pelatih PSS Sleman Marian Mihail meminta skuadnya untuk memperkuat pondasi pasca kekalahan dari Borneo FC di pekan ke-12 BRI Liga 1 2023-2024.
PSS Sleman gagal mencuri poin setelah tumbang dengan skor 0-1 dari tuan rumah Borneo FC. Dengan begitu, Super Elang Jawa gagal meraih kemenangan di tiga laga terakhir.
Marian Mihal meminta anak asuhnya memetik pelajaran setelah gagal menang. Kekalahan ini baginya jadi bahan evaluasi agar tak mengulangi kesalahan yang sama.
"Setelah menghadapi (imbang lawan) Persebaya, PSM serta (kalah)Borneo FC, menurut saya ketiganya adalah tim terbaik yang ada di Liga Indonesia. Kami masih harus menambah lagi evaluasi dan belajar lebih detail," ujarnya dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Rumania itu berharap skuadnya tampil lebih baik pada laga selanjutnya.
"Harapannya, PSS bisa meraih hasil yang terbaik untuk laga selanjutnya serta bisa belajar dari kesalahan dari laga ini. Selanjutnya, kami akan membangun pondasi tim yang lebih kuat dan bagus bagi PSS Sleman untuk musim berikutnya," sambungnya.
Soal kekalahan dari Borneo FC, Marian Mihail mengaku kecewa dengan hasil yang didapatkan, terlebih Jihad Ayoub dan kawan-kawan menampilkan permainan yang buruk.
Ia menambahkan, Borneo FC memang layak keluar sebagai pemenang pada pertandingan ini, terlebih skuad Pesut Etam bermain dengan penuh motivasi dan intensitas tinggi.
"Saya kecewa dengan kekalahan yang dialami PSS Sleman di menit akhir pertandingan. Namun inilah sepak bola. Hasil pertandingan seharusnya tidak layak buat kami namun kami bermain buruk, tidak mampu menjaga alur bola seperti biasanya," ungkap Mihail.
"Mereka layak mendapatkan kemenangan dari laga ini. Selamat buat Borneo FC dan kolega saya Pieter Huistra untuk kemenangannya," terangnya.
Pada laga selanjutnya PSS Sleman akan menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (24/9), demikian dimuat Antara.
Baca Juga: Ada Cerita Sedih di Selebrasi Ezra Walian saat Persib Bandung Gebuk Persikabo
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku