SuaraJogja.id - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta menyoroti kehadiran opsi kursi berbayar pada perhelatan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2023. Forpi bahkan meminta membatalkan mengenai kursi berbayar tersebut.
Diketahui pada WJNC edisi ke-8 ini agak berbeda dari tahun sebelumnya, masyarakat maupun wisatawan yang hadir akan disediakan tempat duduk sebanyak 200 kursi dan bisa bertambah. Tempat duduk ini dapat diakses dengan membeli tiket yang dikelola oleh Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY).
Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba menuturkan bahwa permintaan untuk membatalkan kursi berbayar itu bukan tanpa alasan. Pasalnya sebab memang pada tahun-tahun sebelumnya kursi berbayar itu tidak ada.
Sehingga masyarakat maupun tamu undangan dapat menyaksikan acara puncak WJNC ini tanpa harus ada kursi berbayar. Menurutnya kursi berbayar ini justru memberikan kesan buruk.
Baca Juga: Terapkan Nilai Adaptif dan Kolaboratif, Influencers BUMN Kongkow Bareng di Yogyakarta!
"Selain itu pula dengan adanya kursi berbayar ini ada kesan buruk bahwa untuk menikmati acara WJNC ini secara dekat tanpa disekat pagar dengan harus membayar sejumlah uang dari Rp100 ribu, Rp150 ribu dan Rp200 ribu," kata Kamba dalam keterangannya, Rabu (4/10/2023).
Seharusnya, disampaikan Kamba, acara tahunan dalam rangka memperingati HUT Kota Yogyakarta ini tidak perlu ada kursi berbayar. Sehingga biar masyarakat tumpah ruwah menikmati acara tahunan ini tanpa harus ada kesan komersialisasi.
"Untuk itu, Forpi Kota Yogyakarta meminta pihak terkait dalam penyelenggaraan WJNC ini untuk membatalkan kursi berbayar," ucap dia.
Kesan komersialisasi yang mengharuskan masyarakat merogoh kocek lebih untuk menikmati acara tahunan ini disayangkan Forpi Kota Yogyakarta. Jangan sampai kursi berbayar ini kemudian menimbulkan kesan orang yang lebih punya uang yang lantas lebih punya kuasa.
"Jangan ada kesan bahwa orang yang punya duit lebih bisa nonton dengan leluasa tanpa harus berdesak-desakan dengan membeli kursi berbayar. Bisa jadi masyarakat memilih menonton berbaur dengan masyarakat lainnya tanpa duduk di kursi berbayar karena untuk kebutuhan lainnya seperti bayar sekolah maupun membeli kebutuhan sembilan bahan pokok [sembako]," katanya.
Baca Juga: Profil Khairul Fikri Maarif, Kiper Muda PSIM Yogyakarta yang Langsung Clean Sheet di Laga Debutnya
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) edisi ke-8 siap kembali hadir menghibur masyarakat Kota Yogyakarta dan para wisatawan. WJNC #8 kembali diselenggarakan pada 7 Oktober 2023 sebagai puncak acara HUT Ke-267 Kota Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur 2025, Lengkap dengan Cara Belinya Lewat Online!
-
Stasiun Jogja Diserbu Pemudik: Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Besok!
-
Peringatan Dini Tsunami di Underpass Bandara YIA, BNPB: Supaya Masyarakat Waspada, Bukan Menakuti
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Uang Rp20 Ribu di Jakarta dan Yogyakarta
-
Kunjungan Kerja ke BPBD Provinsi DIY, Fikri Faqih Dorong Revisi UU Penanggulangan Bencana
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi