SuaraJogja.id - Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia harus terus dilakukan, salah satunya melalui penyediaan sanitasi di sekolah yang lengkap. Dalam rangka untuk mendukung program sanitasi sekolah, Tim Dosen Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), kembali menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dari bulan Juli – November tahun 2023 ini.
Kali ini, diketahui bahwa pengabdian masyarakat tersebut, akan dilaksanakan oleh beberapa Dosen UTY, yang akan berfokus untuk meningkatkan akses terhadap sanitasi layak di SD Negeri Kalidadap, dalam rangka untuk mendukung Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) pada sekolah tersebut.
Adapun tim dosen pengabdian UTY, yang tergabung dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, terdiri atas 3 orang yaitu Puji Utomo, ST., M.Eng (dosen Prodi Teknik Sipil) sebagai ketua tim, Annisa Mu’awanah Sukmawati, ST., MT (dosen Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota), dan Algazt Aryad Masagala, S.T., M.Eng, yang juga merupakan dosen dari Prodi Teknik Sipil UTY.
Dalam mengimplementasikan program tersebut, PKM ini diawali dengan melakukan perizinan, survei, dan sosialisasi. Sebagai tahap awal, telah dilakukan kegiatan sosialisasi, yang terlaksana di bulan Agustus 2023 lalu, bertempat di SD Negeri Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul, DIY.
Selanjutnya, dilakukan pembangunan konstruksi fisik berupa sarana dan prasarana untuk meningkatkan akses warga sekolah terhadap sanitasi sekolah, seperti: penyediaan filtrasi air bersih, pembangunan instalasi sistem pemanenan air hujan (PAH), penyediaan dan perbaikan fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS), perbaikan sistem perpipaan air bersih, serta revitalisasi fasilitas jamban/toilet sekolah.
Selain itu, dilakukan proses pelatihan operasional pemeliharaan dan monitoring secara berkala. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan memberikan petunjuk langsung kepada mitra.
Maryati, S.Pd., M.Pd, selaku Kepala Sekolah SD Negeri Kalidadap, turut mengucapkan terima kasih dan menyambut baik adanya program pengabdian yang akan dilaksanakan oleh tim dari UTY kali ini, apalagi kebutuhan akan akses sanitasi layak di sekolah ini sangat diperlukan.
“Kami sangat menyambut baik adanya bantuan dari program ini. Fasilitas terkait sanitasi sekolah di tempat kami sangat perlu ditingkatkan, kami juga mengucapkan banyak terima kasih, atas inisiatif dari tim pengabdian UTY, yang sudah bermitra dengan kami dan berkomitmen untuk membantu sekolah – sekolah khususnya di daerah pinggiran dan perbatasan, seperti di SD Negeri Kalidadap ini” ucap Bu Maryati.
Sementara itu, Puji selaku ketua tim pengabdian UTY kali ini, berharap agar kedepannya, pihak-pihak yang terlibat, dapat mendukung program pengabdian ini. Bahkan, Puji memiliki harapan agar lebih banyak sekolah yang dapat memiliki akses sanitasi layak dan setara, khususnya yang berada di daerah pinggiran dan perbatasan, kita mulai tahun ini dari SD Negeri Kalidadap.
Baca Juga: Rekomendasi 10 Cafe Terdekat Bantul untuk Menikmati Kopi dan Makanan Lezat
“Kami berharap agar setiap program yang kami rencanakan tahun ini, dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Kami juga berharap, dari pihak SDN Negeri Kalidadap, juga turut membantu kami, semangat bergotong royong agar program ini dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama” ungkap Puji.
Perlu diketahui bahwa, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan oleh tim dari UTY kali ini, merupakan bentuk dari realisasi program pengabdian yang telah memperoleh hibah pendanaan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun 2023, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat