SuaraJogja.id - PSIM Yogyakarta mengemas tiga kemenangan berturut-turut pada Liga 2 2023/2024. Kemenangan terakhir dari Nusantara United, skuat Laskar Mataram tidak diperkuat pemain legiun asingnya.
Bukan tanpa alasan mereka tak terlihat dalam pertandingan terakhir PSIM, pelatih kepala Kas Hartadi angkat bicara terhadap pemain-pemainnya tersebut.
Seperti diketahui, PSIM menang menghadapi Perserang Serang dengan skor 1-0. Tren positif itu berlanjut setelah menang dari Malut United dengan skor identik yakni 1-0. Dua laga itu pemain asing seperti Aleksandar Rakic masih dimainkan.
Namun di laga menghadapi Nusantara United, Rakic tak terlihat baik di bench maupun di sekitar lapangan pertandingan.
"Rakic kemarin saat official training agak cedera di pergelangan kakinya," terang Kas Hartadi dikutip dari laman resmi klub, Senin (16/10/2023).
Tak hanya Rakic, Andreas Campollo Esswein juga tak dimainkan mengingat cederanya belum 100 persen pulih.
"Esswein mungkin kondisi fisiknya masih belum pulih sepenuhnya karena habis sakit," kata dia.
Esswein memang dianggap sudah cukup stabil sejak mengalami cedera. Saat ini kondisinya sudah membaik dibanding pekan sebelumnya.
Kas Hartadi enggan mengambil resiko yang akan berdampak panjang. Sehingga Esswein diharuskan menepi hingga benar-benar 100 persen pulih.
Baca Juga: Dua Kali Kena Denda, Sriwijaya FC Wanti-wanti Suporter
Terlepas dari dua pemain asingnya yang cedera, Kas Hartadi menatap laga selanjutnya untuk kembali meraih hasil yang sama.
Menghadapi Persikab Kabupaten Bandung menjadi tantangan bagi skuat Laskar Mataram di pekan ke-7 nanti. Duel tersebut akan dihelat di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja pada 22 Oktober mendatang.
Saat ini PSIM Yogyakarta menempel di bawah peringkat Bekasi City FC di urutan kedua klasemen sementara Grup B Liga 2 2023/2024. Ari Maring dkk mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan yang dilakoni.
Jika kemenangan di laga kandang nanti terwujud, PSIM semakin mulus berada di peringkat pertama untuk memuncaki klasemen semantara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu