SuaraJogja.id - KH (45) warga Indramayu ini masih berjalan tertatih ketika dihadirkan dalam jumpa pers yang dilakukan oleh Polres Bantul. Kaki kanannya patah dan masih dibalut dengan kain perban usai terjatuh dari sepeda motor yang ia curi.
KH babak belur terjatuh dari sepeda motor curiannya usai ditendang oleh korbannya saat aksi kejar-kejaran di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) tepatnya di Dusun Ngepet Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Bantul, Kamis (19/10/2023) sore yang lalu.
Kanit Reskrim Polsek Bantul Kota, AKP Sony Yuniawan menuturkan pelaku mengambil sepeda motor yang terparkir di depan bengkel milik Kamim di Dusun Guyangan Kalurahan Palbapang Kapanewon Bantul. Saat itu kunci sepeda motornya memang masih tertancap di lobang kunci.
"Pelaku memang mencari korban yang lengah,"tutur dia, Kamis (30/10/2023).
Dalam pemeriksaan diketahui, sebelum melakukan aksinya ternyata KH berpura-pura mencari bantuan dengan membawa kotak infak. Kotak infak tersebut ternyata digunakan sebagai modus untuk mencari uang ataupun mengincar sasaran pencurian.
Kasie Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prada Widnyana mengatakan pelaku jalan kaki berkeliling dari kampung ke kampung sembari membawa kotak infak. Selain meminta bantuan, ternyata modus tersebut pelaku gunakan untuk mengincar mangsa.
Saat itu, pelaku berjalan di seputaran Palbapang Bantul. Dan ketika sampai di depan bengkel korban, melihat ada sepeda motor terparkir yang kebetulan kuncinya masih tertancap. Pelaku kemudian menyalakan sepeda motornya dan langsung tancap gas ke arah selatan atau ke arah pantai Samas.
"Korban yang saat itu mendengar suara sepeda motornya langsung keluar dan melihat pelaku membawa lari ke arah selatan,"ujarnya.
Korban sempat berteriak dan berusaha berlari mengejar pelaku. Hingga akhirnya ada seorang tetangga korban yang datang dan langsung memboncengkan pelaku melakukan pengejaran. Korban terus berteriak maling sembari mengejar pelaku.
Baca Juga: Bukannya Salat usai Wudhu, Pria Ini Malah Curi Motor Jamaah Masjid Pekanbaru
Kemudian terjadi aksi kejar-kejaran sampai ke TPR Pantai Samas. Pelaku dengan kecepatan tinggi melintasi TPR tersebut dan korban berhasil menyusul pelaku di Dusun Ngepet. Hingga akhirnya korban terjatuh usai ditendang korban.
" Pelaku mengalami luka parah dan terpaksa mendapat perawatan,"terang dia.
Dari pemeriksaan, pelaku ternyata adalah seorang residivis kasus yang sama tahun 2014 lalu. Pelaku kala itu mendapat hukuman 4 tahun penjara karena aksinya tersebut.
Tak hanya itu, dari informasi yang dihimpun, ternyata pelaku pernah mencuri sepeda motor di wilayah Danurejan Kota Yogyakarta tahun 2022 yang lalu dan sempat dimassa. Pelaku mendapat hukuman selama 10 bulan penjara.
"Setelah bebas, pelaku sempat kembali ke Indramayu namun awal Oktober balik ke Jogja,"terangnya.
Di hadapan polisi, pelaku mengaku berkeliling membawa kontak infak memang untuk mencari sumbangan. Sebab, dia tidak memiliki pekerjaaan sehingga mencari sumbangan. Meskipun tulisannya untuk sumbangan masjid, namun dia menandaskan hasilnya untuk dirinya sendiri.
"Itu kan untuk Masjid Al Ikhlas, maksudnya minta sumbangan seiklasnya. Tapi hasilnya hanya cukup untuk makan saya saja, tidak pernah untuk masjid,"ujarnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Curi Motor Warga Sergai di Siang Bolong, 2 Pelaku Ditangkap
-
Detik-detik Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander Berlutut Minta Masyarakat Tak Main Hakim Sendiri ke Pencuri Motor
-
Bukannya Salat usai Wudhu, Pria Ini Malah Curi Motor Jamaah Masjid Pekanbaru
-
Meresahkan, Pria di Blitar Curi Jagung di Siang Bolong
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo