Bahkan untuk kudapan ia juga meminta agar ditampilkan klepon, pukis, lemper hingga kue lapis.
Bisa dibayangkan bukan, meja makan Istana kala itu bak catwalk untuk kuliner nusantara yang selama masa penjajahan Belanda nyaris tak punya panggung terhormat.
Kebiasaan Soekarno soal politik meja makan itu berlanjut kala menggelar Konferensi Asia Afrika di Bandung.
Tanpa gengsi, Soekarno menampilkan keunggulan produk kuliner Sunda hingga Jawa mulai dari sate, wedang bajigur, bandrek, colenak, rengginang hingga opak.
Responnya? Tentu sangat luar biasa. Bahkan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru hingga sejumlah delegasi sampai ketagihan dan memutuskan untuk ngiras langsung ke warung makan sate Madrawi.
Bahkan saking semangatnya, Nehru nyaris menyeruput air kobokan yang tersedia di meja makan warung sate Madrawi kala itu.
Berita Terkait
-
Kecewa Terhadap Jokowi dan Gibran Membelot, Djarot PDIP: Padahal Ibu Mega Sangat Sayang Mereka
-
Profil Kim Bong-jin, Pemain Baru PSIM Yogyakarta yang Melalang Buana dari Negeri Ginseng dan Mendarat di Tanah Mataram
-
Warga Karo yang Pernah Kirim Jeruk 1 Truk ke Istana Bakal Bangun Patung Jokowi, Diberi Nama Juma Jokowi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia