SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pengecekan keamanan seluruh wahana wisata berisiko tinggi di provinsi ini menjelang momen libur akhir tahun.
Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pariwisata DIY Kurniawan di Yogyakarta, Rabu, mengatakan aspek keamanan wahana perlu dipastikan untuk mencegah kasus kecelakaan di tempat wisata seperti yang terjadi di jembatan kaca di Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
"Wahana-wahana seperti kaca, atau lainnya yang ekstrem itu perlu kami cek lagi, jangan sampai terlena saat kunjungan banyak 'overload' justru terjadi sesuatu," kata dia.
Dia juga meminta para pengelola wahana berisiko mengutamakan aspek keselamatan para wisatawan, khususnya menyambut musim libur Natal dan tahun baru.
"Kami mengimbau pemilik wahana-wahana berisiko agar lebih berhati-hati. Kami tidak ingin seperti kaca pecah di Banyumas terulang," kata dia.
Menurut Kurniawan, berdasarkan hasil pemetaan sementara, ada lebih dari 10 wahana di DIY yang tergolong ekstrem dan memiliki potensi risiko mulai dari teras kaca di Pantai Nguluran, Gunungkidul; Puncak Segoro, Gunungkidul; Gondola Pantai Timang, Gunungkidul; hingga Kali Biru di Kulon Progo.
Sebaran destinasi dengan wahana ekstrem, menurut dia, paling dominan berlokasi di Gunungkidul dan Kulon Progo.
Sementara itu, pengecekan akan dilakukan bersama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi karena akan melibatkan perusahaan jasa keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Wahana wisata yang sedang dicek kelayakannya, kata dia, dipastikan tidak beroperasi untuk sementara hingga hasil pengecekan keluar.
Baca Juga: Profil Edi Suseno: Pemilik Jembatan Kaca di The Geong Banyumas Jadi Tersangka
Pengecekan mulai dari kelayakan sarana atau alat pendukung wahana, hingga kompetensi operator wahana.
"Masih menunggu hasil identifikasi mana yang aman dan mana yang berisiko, kemudian kami akan sarankan untuk diperiksa uji. Kami urutkan prioritas mulai dari yang paling berisiko," kata dia.
Untuk wahana wisata ekstrem yang berdasar pengecekan dan penilaian telah dipastikan aman, menurut dia, Dispar DIY bakal ikut mempromosikan kepada wisatawan menjelang libur akhir tahun.
"Kalau sudah kami akan promosikan, jadi biar wisatawan lebih yakin sehingga tidak terulang kasus seperti di (jembatan kaca) Banyumas," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026