Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 08 November 2023 | 19:06 WIB
Deretan obat-obatan ilegal yang dibuat oleh pabrik yang ada di Berbah, Sleman. [Kontributor Suarajogja.id/ Julianto]

Polisi juga menyebutkan bahwa tersangka memberitahu konsumen bahwa obat yang dikonsumsi akan memberikan reaksi. Salah satunya membuat urin atau air kencing konsumen menjadi merah. Sehingga para konsumen percaya untuk tetap membeli obat racikan mereka

"Jadi karena urinnya merah maka itu yang diklaim jika obatnya bereaksi," ungkapnya.

Banyak jenis obat yang mereka produksi baik yang sudah berizin ataupun merk sendiri. Merk yang dibuat sendiri oleh pelaku diantaranya adalah CHETEROL (obat jantung), ETHERAL BHARATA (obat jantung), YUMMYS CARE (obat bekas luka), CANNAMIX (obat bekas luka), MAX (obat kuat), VIGAMAX (obat kuat), PROOLA (obat kuat).

Kemudian CENTELLA (obat diabetes), HEMOHERGB (obat diabetes), CARDIPRESS (diabetes), DIACLOSE (diabetes) SOLVARIN (kencing manis). Dan GLUCOHERB (diabetes), FITELIT (pelangsing), SUMING (pelangsing), NIKITA SLIM (pelangsing), HIBEST (batuk), ORTHOMOV (usg), TTILIVIN (telinga) NEKAPRO BHARATA (hati).

Baca Juga: Pemuda Aceh Tewas usai Diculik Paspampres, Dalih Praka RM Cs Peras Imam Masykur Gegara Jual Obat Ilegal

Kemudian Obat yang dipalsukan adalah JIMAN PRO (tulang), VIMAX SOLOCO (kuat), PROVACTIVE GEL (kuat), AENTRAP (kuat), ASIOKMEN (kuat), STROMAX (kuat), EMPLRAX (kuat), DUWLESS (kuat) CORDEPRO BHARATA (nafas), ORTHAFIT BHARATA (tulang), ETAWALIN (sendi), XLYAOPIN ZHI (ambein), SEMEN BOOSTER (penyubur sperma) dan OVUMA (Penyubur sel telur).

"Dan obat-obat tersebut kemudian dijual secara online melalui marketplace," tambahnya.

Kontributor : Julianto

Load More