SuaraJogja.id - E, perempuan asal Kosambin, Malang, Jawa Timur ini menjadi korban meninggal dalam peristiwa terjunnya Mobil penumpang Elf di Jalur Cinomati, jalan alternatif Kapanewon Dlingo ke Pleret Bantul, Sabtu (8/12/2023) siang. Perempuan berumur 37 tahun ini tewas terjepit bodi kendaraan dan butuh waktu cukup lama untuk mengevakuasinya
Kasie Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Wigdiyana menuturkan peristiwa naas tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini terjadi di Jalan Dlingo Wonolelo Dusun Cegokan, Wonolelo, Pleret, Bantul. Kendaraan yang terperosok ke jurang adalah mobil penumpang elf plat N 7602 TA.
"Itu kendaraan Isuzu elf warna hitam, nomor polisi N7602TA. Membawa wisatawan asal Jawa Timur, " kata dia, Sabtu (9/12/2023).
Kecelakaan tersebut bermula ketika kendaraan Isuzu Elf dikemudikan oleh IN (35) melaju dari arah Dlingo menuju ke Pleret. Mereka baru saja selesai berwisata di kawasan hutan Pinus Dlingo. Sopir asal Tenggumung wetan kemuning 15 RT 03 RW 16 Wonokusumo Semampir kota Surabaya jatim memilih jalur Chino Mati.
Jalur Cino Mati memiliki kontur turunan cukup curam jika dari Dlingo dan dipenuhi kelokan tajam. sebelum memasuki lokasi kecelakaan sopir sudah kehilangan kendali, sesampai dilokasi kecelakaan mobil terperosok ke jurang.
"Nampaknya sopir tidak menguasai medan, " kata dia.
Akibat kejadian tersebut E yang berada di sisi kiri terjepit bodi kendaraan dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Rincian kondisi penumpang 3 orang sehat, 1 tewas, 13 orang luka-luka dan dibawa ke rumah sakit.
Rinciannya, dua orang dilarikan ke RS Permata Husada 2, Pleret dan 11 dibawa rumah sakit Nur Hidayah, Jetis.
Identitas Korban Luka
1. Ny.Isti Nur Cahyadi, 26 tahun, Tenggumung wetan kemuning No.15 Surabaya dibawa puskesmas pleret ke RS NH (Tidak mau diperiksa).
2. Sdr Ahmad Reza Ardiyansyah, 22 tahun, Surabaya dengan VE rujuk RS NH.
3. Bp Kipang Dansis, 42 tahun, Surabaya rujuk RS NH (Tidak mau diperiksa).
4. Bp Muh Hendri Anton Kurniawan, 40 tahun, Jl Asemjajar tembakdukuh Surabaya dengan Susp # Coloum Femur rujuk RS NH.
5. Nn Tamarafia, 23 tahun, Wonosari kota Semampir Surabaya dengan Contusio Rujuk RS NH.
6. Bp Muhammad Hariyadi, 42 tahun, Surabaya dengan Susp LBP Rujuk RS NH.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan