SuaraJogja.id - Kawasan Bukit Bego kembali jadi sorotan setelah lagi-lagi menjadi lokasi terjadinya kecelakaan bus, Kamis (8/2/2024).
Diketahui kecelakan bus baru saja terjadi di jalur tanjakan di kawasan Bukit Bego, Imogiri, Kabupaten Bantul.
Dalam video yang diunggah akun @merapi_uncover terlihat bus terguling dimana sebagian bodynya menutup salah satu lajur jalan.
Diinformasikan di video itu terdapat seorang penumpang yang mengalami kondisi terjepit dan tengah diupayakan untuk dilakukan evakuasi.
Kejadikan kecelakaan nyatanya bukan kali ini saja terjadi di kawasan Bukit Bego.
Berikut deretan fakta mengenai kawasan Bukit Bego yang kerap terjadi kecelakaan.
Jalur Wisata
Bukit bego ini berada di ujung timur Padukuhan Kedung Buweng, Wukirsari, Imogiri, Kabupaten Bantul.
Bukit Bego juga tak jarang disebut dengan nama Bukit Kedung Buweng.
Baca Juga: Pemkab Bantul Usulkan Dua Pasar Tradisional Ini Dilakukan Revitalisasi Pada Tahun 2024
Kawasan Bukit Bego ini berada di jalur utama menuju obyek wisata Kebun Buah Mangunan yang tersohor itu.
Selain ke Kebun Buah Mangunan, jalur Bukit Bego juga merupakan jalan utama menuju wisata hutan pinus.
Asal-usul Bukit Bego
Dikutip dari laman Pemkab Bantul, nama bukit bego berasal dari sebuah alat berat eksavator atau yang jamak dikenal dengan nama bego.
Semula di kawasan itu terdapat proyek pengerukan guna pengerasan jalan kawasan Bandara Adisutjipto pada 2008 silam.
Tindakan pengerukan itu menggunakan eksavator atau yang jamak disebut bego.
Tapi karena terlalu keras tekstur tanahnya akhirnya tak bisa datang lalu ditinggal.
Lokasi yang punya pemandangan indah itu kemudian kerap dijadikan tempat janjian warga. Untuk memudahkan mereka pun menyebutnya bukit Bego karena ada begonya saat itu.
Jalur Curam
Kawasa Bukit Bego ini dikenal sebagai salah satu jalur yang ekstrim.
Bila menuju kawasan bukit bego dari arah Dlingo atau kawasan Kebun Buah Mangunan, jalurnya memiliki turunan yang curam.
Turunan curam itu sudah dimulai dari kawasan wisata Watu Goyang.
Untuk menjaga keselamatan, di titik tersebut banyak dipasang rambu peringatan.
Kontur jalan menurun sekitar 200 meter ada tikungan ke kiri dan di sekitar itulah terdapat Bukit Bego.
Langganan Kecelakaan
Mengingat kondisi jalurnya yang ekstrim yang didominasi turunan curam, kawasan Bukit Bego ini kerap terjadi kecelakaan.
Salah satunya kecelakaan bus PO Gandhos Abadi yang terjadi pada Minggu (6/2/2022) silam.
Dalam kecelakaan itu sebanyak 14 orang tewas termasuk diantaranya sopir bus.
Kemudian pada Rabu (18/10/2023) kecelakaan menimpa sebuah truk di kawasan Bukit Bego.
Truk tersebut terjun ke jurang lantaran sopir bus tak hapal jalur.
Akibat kecelakaan itu sopir meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit, sementara dua orang lainnya mengalami luka berat.
Terkini kecelakaan bus pada Kamis (8/2/2024).
Dari informasi awal, kecelakaan tersebut membuat salah satu penumpang mengalami kondisi terjepit body bus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lewat Seni Jathilan, Program GEMPAR di Pasar Ngino Sleman Dongkrak Omzet Pedagang
-
Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
JPU Ungkap Fakta Dugaan Anak Ditenggelamkan dalam Kasus Little Aresha