SuaraJogja.id - Pasangan suami istri Prof. Ir. Muslikhin Hidayat, ST, MT, PhD, IPU dan Prof. Dr. Ria Millati, ST, MT dikukuhkan bersamaan sebagai Guru Besar Fakultas Teknik dan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). Keduanya mengaku tidak merencanakan hal ini sebelumnya.
"Enggak ada [rencana], pokoknya mengalir saja. Mengalir ya tapi Allah menakdirkan alhamdulillah walaupun prosesnya berbeda waktu tetapi di finalnya itu hampir bersamaan selisih hanya dua bulan untuk SK-nya, jadi ya tidak ada rencana," kata Muslikhin ditemui usai pengukuhan guru besar di UGM, Selasa (27/2/2024).
Muslikhin menceritakan ia sendiri lebih dulu maju untuk guru besar tersebut dibanding istrinya yakni pada medio akhir 2021 atau awal 2022. Kemudian proses berlanjut secara bertahap dan sang istri baru turut mengajukan pada awal 2023.
"Jadi selisih untuk 2 tahun untuk maju [guru besar]," ujarnya.
Namun ternyata proses yang dilalui oleh sang istri juga terbilang relatif cepat. Sehingga bisa melaksanakan pengukuhan bersama pada hari ini.
"Nah yang untuk pengukuhan bersama itu dalam kerangka rencana tapi sebelumnya proses sebelumnya enggak, di pengajuan macem-macem itu enggak ada rencana untuk bareng tapi setelah SK hampir keluar bersamaan itu lah direncanakan untuk bersamaan dan alhamdulillah pihak universitas memfasilitasi itu sehingga kita bisa melaksanakan pengukuhan bersama," ungkapnya.
Ria menambahkan pengukuhan yang dilakukan secara bersamaan itu menjadi kejutan yang baik bagi keluarganya.
"Jadi menjadi guru besar bersama ini good surprises juga bagi kita," ucap Ria.
Ia berpesan kepada para generasi muda untuk tetap berusaha sebaik mungkin. Mengerjakan hal-hal yang ada di depan mereka dengan sungguh-sungguh.
"Kita juga enggak pernah berencana untuk menjadi panutan tapi insya allah kita berusaha pokoknya apa yang di depan mata kita lakukan dengan sebaik-baiknya dan yang penting ikhlas ya," ucapnya.
"Kita juga enggak pernah memikirkan kalau kita akan menjadi guru besar bersama seperti hari ini. Jadi itu tadi pokoknya yang kita kerjakan di depan mata kita kerjakan sebaik-baiknya," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!
-
Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif
-
A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia
-
DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa
-
Viral Ditonton 30 Juta Kali, Nadia Omara KHW Part 400 Bahas Apa? Ini Link Nontonnya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM