SuaraJogja.id - Band musik asal Yogyakarta, Jikustik bakal menggelar roadshow di 28 kota mulai dari Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Malaysia. Hal ini sekaligus sebagai simbol perayaan ulang tahun band yang ke-28 tahun.
Co-Founder Sinopsis Creative Hub sekaligus sebagai manajer bisnis Jikustik, Dodi Soufiadi menuturkan roadshow ke 28 kota di Indonesia itu akan mengusung tema '28 Years of Jikustik - Timeless Tunes, Endless Memories'. Tema yang sama dengan perayaaan ulang tahun ke-28 Jikustik.
"Tema ini diharapkan dapat mengingatkan kita semua, terutama para penikmat musik, bahwa sebuah karya tidak hanya berhenti saat dirilis ke masyarakat, melainkan akan menjadi bagian abadi dari kehidupan pendengar dan perjalanan hidup mereka," kata Dodi, dalam keterangannya, Selasa (27/2/2024).
Rencananya roadshow ini akan dilaksanakan mulai bulan April hingga Desember 2024 mendatang. Harapannya roadshow ini dapat mengobati rasa rindu para penggemar Jikustik di kota-kota tersebut.
"Dengan jumlah kota/kabupaten di Indonesia yang mencapai 514, 28 kota terlihat belum mencakup 10% dari total jumlah tersebut. Pemilihan 28 kota menjadi simbol ulang tahun ke-28 bagi Jikustik, dan diharapkan juga dapat memuaskan hasrat pecinta karya Jikustik secara langsung, yang melintasi batas generasi dari milenial hingga Generasi Z," ujarnya.
Jikustik sendiri telah melalui perjalanan panjang dengan melahirkan 14 album. Salah satu momen penting bagi band ini adalah kembalinya Icha Aji pada tahun 2023 setelah meninggalkan band selama 11 tahun.
"Kami sangat bersyukur telah melewati perjalanan hampir tiga dasawarsa di industri musik Indonesia, dengan semua dinamika yang pernah kami lalui bersama. Usia 28 tahun sangat berarti bagi kami berempat, dan kami merasakan hal yang sama dengan para pecinta karya-karya kami yang antusias selama satu tahun terakhir," tutur Ardi Nurdin, pemain gitar Jikustik.
Untuk perhelatan Roadshow ke-28 kota ini, Jikustik membuka diri untuk bekerja sama dengan promotor, event organizer, kafe,universitas, ataupun hotel dari masing-masing kota yang akan disinggahi oleh Jikustik.
Mengingat durasi roadshow yang cukup panjang, selama 8 bulan, memberikan waktu yang cukup bagi Jikustik dan rekan kerjasama di masing-masing kota untuk mempersiapkan pertunjukan dengan baik.
Diharapkan kehadiran Jikustik di masing-masing kota dapat menciptakan pengalaman baru yang tidak terlupakan bagi para penonton yang hadir.
Setiap kunjungan di masing-masing kota, Jikustik akan menyajikan pertunjukan yang sangat istimewa bagi penggemar setianya. Salah satunya, di setiap kota, Jikustik akan memanjakan penikmat karya mereka selama lebih dari 2 jam dengan membawakan 28 lagu terbaik dari puluhan lagu yang telah menjadi bagian hidup penggemar selama 28 tahun band ini berkarya dalam industri musik Indonesia.
"Roadshow ke-28 kota ini seperti memberikan obat rindu kepada kami untuk berbagi waktu yang panjang bersama sebagai sebuah band, sebagaimana 28 tahun lalu ketika kami memulai perjuangan di industri musik Indonesia. Panggung bagi Jikustik adalah rumah tempat kami pulang, dan para pecinta karya-karya Jikustik adalah anggota keluarga yang ikut bernyanyi bersama kami," tutup Icha Aji, vokalis dan pemain bass Jikustik.
Berita Terkait
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Horor dan Bikin Merinding! BabyMonster Rangkul Jati Diri di MV Lagu Moon
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!