SuaraJogja.id - Sebanyak 5 remaja diamankan jajaran Polres Bantul karena berbuat ulah di sejumlah tempat Rabu (13/3/ 2024) sekira pukul 02.00 WIB. Mereka diamankan karena terindikasi berbuat hal yang meresahkan warga dari 3 tempat berbeda.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menuturkan di lokasi pertama di dekat Masjid Dusun Bungkus Kalurahan Parangtritis Kapanewon Kretek Bantul, mereka mengamankan dua orang remaja. Para remaja laki-laki membawa sarung yang ujung sarung diberi gembok dan batu lalu diikat.
"Tadi kita amankan pukul 02.00 WIB dini hari," tutur dia, Rabu.
Dua remaja tersebut adalah HAF (17) siswa Kelas 2 SMA Bambanglipuro Bantul asal Dusun Malangan Rt.047 Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden bersama tetangganya APP (16) pelajar Kelas 1 SMK Muhammadiyah Bambanglipuro Bantul,
Mereka diamankan saat saling kejar - kejaran dan teriak - teriak, lalu motor tersebut ke arah utara, dan motor yang dikejar berbelok ke timur pertigaan utara TPR Depok, kemudian yang di belakang arah lurus ke utara. 2 orang remaja tersebut telah diamankan oleh warga dan ternyata kedapatan membawa 2 buah sarung.
"Satu buah sarung, ujungnya dikasih gembok dan satu buah sarung lagi ujungnya dikasih batu lalu di ikat, " tambahnya.
Di lokasi kedua, sekira pukul 03.00 WIB dini hari, di Jalan Manding - Jetis atau tepatnya di depan rumah Bpk. Lilik Suryanto d/a Turi Rt.02, Sumberagung, Jetis, telah terjadi perselisihan dan keributan antar pemuda. Atas kejadian tersebut, polisi mengamankan dua orang anak - anak.
Mereka adalah MR (19) pelajar kelas 12 SMA Negeri 1 Imogiri Jurusan IPS ) asal Dusun Ponggok II Rt.05 Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis, Bantul. Kemudian DW (17) pelajar Kelas 11 SMA Negeri 1 Imogiri Jurusan IPS asal Karangsemut Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis, Bantul.
"Mereka diamankan setelah memprovokasi warga lain yang tengah main game online di pinggir jalan dengan menggunakan ikat pinggang," terangnya.
Di Lapangan Paseban Bantul, polisi mengamankan dua remaja yang kedapatan memprovokasi warga menggunakan senjata tajam jenis celurit. remaja yang diamankan sekira pukul 02.00 WIB ini adalaj BR (19) warga Kersan Rt.01 Kalurahan Timbulharjo Kapanewon Sewon, Bantul. Dia diamankan saat petugas patroli melihat rombongan 2 (dua) motor berboncengan yang terindikasi melakukan kejahatan di Ringroad Singosaren.
Kemudian diikuti sampai Alun-alun Paseban Pelaku melemparkan sajam jenis clurit dan kemudian dapat diamankan sekira pukul 02.00 WIB dan diserahkan ke Polres Bantul. Satu orang diamankan karena membawa senjata tajam, 3 lainnya sebagai saksi.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Review Film Dignitate: Ketika Cinta Saja Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka
-
Upgrade Night Routine: 5 Pilihan Krim Malam Remaja untuk Kulit Sehat
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Remaja SMP dan SMA yang Tidak Menyumbat Pori sesuai Review
-
Generasi Micin vs Kevin: Kenakalan Remaja atau Cara Melawan Kebosanan?
-
4 Micellar Water Buat Remaja untuk Rawat Skin Barrier Tanpa Menguras Dompet
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais