SuaraJogja.id - Pemerintah Kota Yogyakarta mengalokasikan anggaran dana hibah sebesar Rp2 miliar untuk kegiatan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo di Balai Kota Yogyakarta, Kamis, menjelaskan anggaran dana hibah itu diberikan untuk Polresta Yogyakarta dan Kodim 0734 Kota Yogyakarta terkait pengamanan prapilkada, pada saat pilkada, dan pascapilkada.
"Saya berharap apa yang dilakukan oleh Polresta dan Kodim pada saat pilpres dan pileg kemarin bisa diteruskan dan ditingkatkan di Pilkada 2024," ujar dia.
Berdasarkan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) yang ditandatangani pada Kamis pagi, total dana hibah untuk Kodim 0734 Kota Yogyakarta sebesar Rp876.780.000, sedangkan dana hibah untuk Polresta Yogyakarta sebanyak Rp1.125.000.000.
Baca Juga: Di depan Wakil Rakyat, Sri Sultan Sampaikan Pentingnya Hari Jadi DIY
Menurut Singgih, Pilkada 2024 tetap memiliki potensi gangguan keamanan meski diyakini skalanya tidak terlalu signifikan.
Dia berharap keamanan dan kelancaran Pilpres dan Pileg 2024 dapat terus dipertahankan hingga pada Pilkada 2024.
"Mengevaluasi pemilu kemarin, baik Pileg dan Pilpres 2024 alhamdulillah berjalan dengan lancar tanpa ada satu aktivitas dikategorikan mengancam," kata dia.
Selain pengawasan keamanan, menurut Singgih, perlu pula dilakukan operasi knalpot brong seperti yang dilakukan menjelang Pilpres 2024 demi menciptakan situasi yang kondusif saat pelaksanaan Pilkada 2024.
"Sehingga saat pelaksanaan Pilkada 2024 suasana dan emosional yang tinggi bisa hilang. Semoga ini dilanjutkan kembali dan menertibkan masyarakat yang menyalahi regulasi secara lalu lintas," ujar dia.
Baca Juga: Gerindra Bantul Sebut Soimah Masuk Radar untuk Diusung di Pilkada 2024
Sementara Kapolresta Yogyakarta, Komisaris Besar Surya Dharma mengungkapkan jajarannya akan bekerja sama dengan TNI dalam menjaga situasi saat tahapan pelaksanaan Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2024.
Berita Terkait
-
Record Store Day Yogyakarta 2025, Lebarannya Rilisan Fisik Kini Balik Ke Pasar Tradisional
-
Bencana Hidrometeorologi Mengintai Yogyakarta, Status Siaga Diperpanjang!
-
Penegak Hukum Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Kericuhan Pilkada Puncak Jaya
-
5 Rekomendasi Mie Ayam Jogja Murah Seharga Kantong Mahasiswa
-
Bentrokan Akibat Pilkada Puncak Jaya Masih Terjadi, Pakar: Akan Ganggu Pemerintahan Daerah
Terpopuler
- Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 Jawa Timur, Ada Diskon hingga Bebas Denda!
- Pemain Keturunan Maluku: Berharap Secepat Mungkin Bela Timnas Indonesia
- Marah ke Direksi Bank DKI, Pramono Minta Direktur IT Dipecat hingga Lapor ke Bareskrim
- 10 Transformasi Lisa Mariana, Kini Jadi Korban Body Shaming Usai Muncul ke Publik
- Jawaban Menohok Anak Bungsu Ruben Onsu Kala Sarwendah Diserang di Siaran Langsung
Pilihan
-
Dari Lapangan ke Dapur: Welber Jardim Jatuh Cinta pada Masakan Nusantara
-
Dari Sukoharjo ke Amerika: Harapan Ekspor Rotan Dihantui Kebijakan Kontroversial Donald Trump
-
Sekantong Uang dari Indonesia, Pemain Keturunan: Hati Saya Bilang Iya, tapi...
-
Solusi Pinjaman Tanpa BI Checking, Ini 12 Pinjaman Online dan Bank Rekomendasi
-
Solusi Aktivasi Fitur MFA ASN Digital BKN, ASN dan PPPK Merapat!
Terkini
-
Peringatan Dini BMKG Terbukti, Sleman Porak Poranda Diterjang Angin Kencang
-
Sultan HB X Angkat Bicara, Polemik Penggusuran Warga Lempuyangan Dibawa ke Keraton
-
Konten Kreator TikTok Tantang Leluhur Demi Viral? Keraton Yogyakarta Meradang
-
'Saya Hidupkan Semua!' Wali Kota Jogja Kerahkan 10 Mesin untuk Tangani 300 Ton Sampah Per Hari
-
Curhat Petani Gulurejo, Ladang Terendam, Harapan Pupus Akibat Sungai Mendangkal