SuaraJogja.id - Sebanyak 393 calon jemaah haji Kota Yogyakarta siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Hal ini menyusul seluruh persiapan yang dipastikan sudah dilakukan secara matang.
Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, Nadhif mengatakan nantinya seluruh calon jamaah haji itu akan berkumpul dan diberangkatkan dari Balai Kota Yogyakarta. Dia menyebut ada dua orang calon jamaah haji yang mengundurkan diri karena salah satunya mengalami kecelakaan.
"Jamaah lansia ada sekitar tujuh belas orang. Untuk tahun ini lansia semua ada pendamping karena kuota dibuka kembali," kata Nadhif, dikutip, Senin (13/5/2024).
Ia memastikan kondisi semua jemaah haji termasuk para lansia dalam keadaan baik. Syarat kesehatan pun telah terpenuhi dan dinyatakan siap untuk berangkat.
"Kondisi kesehatan lansia relatif baik karena dari skrining cukup bagus dan memenuhi syarat dari sisi kesehatan. Persiapan sudah maksimal dan akan diberangkatkan sesuai jadwal," ucapnya.
Calon jamaah haji Kota Yogyakarta akan diberangkatkan dalam 3 kloter yaitu kloter 47 pada 23 Mei 2024, kloter 52 pada 25 Mei 2024 dan kloter 54 pada 26 Mei 2024.
Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo berpesan kepada calon jamaah haji agar tidak hanya fokus dalam beribadah. Melainkan juga tetap memperhatikan asupan makanan dan multivitamin untuk menjaga stamina dan kesehatan.
"Atas nama Pemkot Yogyakarta kami mendoakan kepada jamaah haji diberikan kesehatan, kelancaran, kemampuan dan kemudahan dalam menjalankan rukun dan sunah ibadah haji, sehingga kembali dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur," ujar Singgih saat pengajian pamitan jamaah haji di Grha Pandawa Balai Kota Yogyakarta.
Singgih menilai secara umum persiapan calon jamaah haji dari Kota Yogyakarta sudah bagus. Misalnya dari sisi ibadah haji seperti manasik haji sudah dilakukan baik mandiri maupun yang difasilitasi Pemkot Yogyakarta dan Kemenag Kota Yogyakarta.
Baca Juga: Tiga Ribu Jemaah Haji dari Yogyakarta Berangkat Tahun Ini, 4 Orang Berumur di Bawah 20 Tahun
Selain itu Pemkot Yogyakarta turut memfasilitasi seragam haji, akomodasi bus dan konsumsi berangkat dan pulang sampai asrama haji Donohudan. Termasuk pemberian suplemen multivitamin dan pendampingan dokter.
"Dari sisi kesehatan sudah dilakukan skrining atau pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan hasilnya cukup bagus. Semoga ini nanti akan terkondisi sampai hari keberangkatan," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural