SuaraJogja.id - Mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa resmi mendaftarakan diri menjadi bakal calon bupati di Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Gunungkidul pada Pilkada 2024 mendatang. PKB menjadi partai ketiga yang didekati Sutrisno setelah Partai NasDem dan Partai Gerindra.
Ketua DPC PKB Gunungkidul, H Sutiyo membenarkan jika Sutrisna Wibawa telah mendaftar menjadi bakal calon bupati dari PKB. Pertengahan pekan ini, Sutrisna Wibawa datang ke kantor DPC PKB Gunungkidul Jl Sunan Ampel, Padukuhan Trimulyo 2, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari didampingi sang istri.
"Beliau mendaftar Kamis lalu," kata Sutiyo dikutip Senin (27/5/2024).
Sutiyo menambahkan setidaknya sudah ada 11 nama yang mengikuti penjaringan Cabup – Cawabup DPC PKB Gunungkidul. Dari 11 nama tersebut ada 8 orang mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) dan 3 orang Bakal Calon Bupati (Bacabup).
Saat disinggung kapan penutupan pendaftaran penjaringan DPC PKB Gunungkidul, Sutiyo belum bisa memastikannya. Karena sistem pendaftaran yang ditetapkan di PKB berbeda dengan partai yang lain. Di mana penutupan penjaringan ditentukan oleh DPP.
"Pentutupan akan ditentukan oleh DPP, " kata dia.
Menurutnya penutupan penjaringan akan dilakukan setelah DPP mengeluarkan surat rekomendasi siapa tokoh yang akan diusung. DPC PKB hanya menyelenggarakan penjaringan, kecuali calon yang diusung dari internal seperti Kabupaten Bantul.
Sutrisna Wibawa di hadapan petinggi PKB Gunungkidul meminta dukungan dan doa restu dari simpatisan dan kader PKB agar dirinya mendapat rekomendasi dari DPP. Saat ini dirinya memang hanya mengincar posisi calon bupati.
"Kesempatan untuk memperjuangkan masyarakat itu lebih besar ketika jadi bupati," kata Sutrisna.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Gelar Sambelan, Belasan Warga Playen Dilarikan ke Rumah Sakit dan 1 Orang Dikabarkan Meninggal karena Keracunan
-
DPKP DIY: Panen Padi Januari-April Capai 411.330 ton, Paling Luas di Kabupaten Gunungkidul
-
Panwascam Diminta Jaga Mental dan Fisik Jelang Gelaran Pilkada, Bupati Gunungkidul Ingatkan Soal Netralitas
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais