SuaraJogja.id - INNSide by Melia Yogyakarta menghadirkan malam Halloween yang tak terlupakan bagi para pengunjungnya. Acara ini bertajuk "Giggles and Screams" yang digelar sejak 29 hingga 31 Oktober 2024 mendatang.
INNSide by Melia Yogyakarta menghadirkan acara Halloween yang unik dan menarik. Bukan pesta kostum atau makan malam biasa, hotel bintang empat ini memberikan pengalaman malam Halloween yang lebih nyata.
"Kita cari sesuatu yang berbeda. Jadi memang kalau INNSiDE ini, kita memang jual experience-nya dan food-nya yang beda," ujar Marketing Communication INNSiDE by Melia, Stevy Yola pada Selasa (29/10/2024)..
"Jadi kalau memang di tempat-tempat lain pesta kostum, terus dinner dengan dekorasi kayak gitu, kalau kita dekorasinya dapat, experience-nya dapat, dan makanan-makananya Halloween banget. Benar-benar menyerupai aslinya," sambungnya
Pengunjung diajak menjelajahi labirin dengan lorong-lorong berliku dan remang-remang yang dipenuhi dengan kejutan menakutkan. Misalnya penampakan hantu, suara-suara misterius, dan pengalaman horor lain yang mendebarkan.
Ada beberapa spot yang disediakan di sepanjang labirin. Spot pertama adalah simbah dukun. Pengunjung diajak menikmati minuman dan makanan-makanan lezat berbentuk unik, yaitu jari-jari tangan, bola mata, dan otak saat berada di sini.
Spot selanjutnya adalah baca tarot. Bukan hanya mendapat ramalan masa depan, pengunjung juga dapat merasakan makanan lezat berbentuk unik di sini, yaitu cokelat berbentuk kartu tarot dan kue berbentuk lilin.
Setelah melalui spot baca tarot, pengunjung akan dibawa ke spot bakaran sate Suzzanna. Di sini, pengunjung akan dimanjakan dengan makanan lezat berupa sate dari buah semangka dan arang yang terbuat dari singkong.
Tak berhenti di situ, pengunjung juga akan diajak ke spot nasi sajen, sundel bolong, tanah kuburan, dan terakhir ritual pembersihan. Di spot terakhir, pengunjung akan merasakan siraman efek hujan dari liquid nitrogen.
Yuk, rayakan Halloween yang beda di INNSiDE by Melia Yogyakarta. Malammu akan jadi lebih seru dengan labirin horor, makanan unik, dan banyak kejutan lainnya. Sebelum ke sini, pengunjung perlu melakukan reservasi dan membayar biaya Rp175 ribu.
Peringatan, acara "Giggles and Screams" di INNSide by Melia Yogyakarta ini tidak diperuntukkan bagi pengunjung yang memiliki masalah kesehatan. Meliputi sakit jantung, pernapasan, dan penglihatan yang kurang baik.
Tag
Berita Terkait
-
INNSiDE by Melia Yogyakarta Hadirkan Penawaran Menarik Arisan Delight hingga Paket Pernikahan Love in Bloom
-
Hotel INNSiDE by Melia Yogyakarta Hadirkan Promo Menarik Spesial Ramadan, Ada Kesempatan Liburan Gratis!
-
Siap Meriahkan Akhir Tahun, INNSiDE Yogyakarta Gelar Beragam Promo Menarik
-
INNSIDE Yogyakarta Siap Gelar Nobar Piala Dunia dengan Lisensi Resmi
-
Bikin Merinding! Ini 4 Perayaan Halloween yang Berakhir Tragis Hingga Merenggut Nyawa
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
Terkini
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi
-
Tampil Gaya dengan Budget Rp80 Jutaan: 3 Mobil Bekas 'Aura Masa Kini' yang Wajib Dilirik!
-
Virus Nipah Belum Masuk Indonesia, Kemenkes Sebut Screening di Bandara Tetap Dilakukan
-
Harga Emas Meroket, Pakar Ekonomi UMY Ungkap Tiga Faktor Utama