SuaraJogja.id - Sebuah video mirip anggota DPRD Gunungkidul tengah melakukan tindakan tak senonoh menghebohkan warga Gunungkidul. Video asusila berdurasi sekira 1 menit 2 detik itu beredar luas melalui media sosial ini sudah menjadi perbincangan dalam sepekan terakhir.
Dalam video tersebut nampak seorang lelaki yang mirip anggota DPRD Gunungkidul tengah melakukan video call seks (VCS) dengan perempuan. Dalam video tersebut nampak lelaki mirip anggota DPRD Gunungkidul ini melakukan VCS dalam posisi tiduran di sebuah kamar.
Lelaki yang mirip anggota DPRD Gunungkidul ini nampak mengenakan kaos jersey olah raga sebuah klub sepakbola. Sementara sang perempuan nampak sudah polos tak mengenakan sehelai bajupun.
Dalam video itu, dalam layar terpampang video perempuan itu dalam ukuran kecil sementara sang lelaki mirip anggota DPRD Gunungkidul memenuhi ukuran layar. Awalnya si perempuan dalam posisi menyamping tetapi sudah dalam keadaan telanjang.
Setelah sempat rekaman terjeda karena koneksi buruk, sang perempuan terlihat menghadap kamera sembari martubasi. Sedangkan lelaki mirip anggota DPRD Gunungkidul ini juga menunjukkan tengah melakukan onani.
Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini mengaku telah mengetahui dan sempat melihat video tersebut namun hanya sekilas. Dia tidak bisa memastikan jika itu anggotanya atau bukan. Namun permasalahan ini sudah di tangan Badan Kehormatan Dewan (BKD).
"Sekarang ditangani BKD untuk memastikan video itu asli atau hanya editing," ujarnya, Senin (25/11/2024).
Pihaknya memang tidak akan gegabah dalam menyelesaikan persoalan ini. Terkait sanksi jika nanti terbukti, pihaknya juga masih belum berani menjawabnya secara gamblang karena masih dalam proses.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ary Murtini mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan dari pihak manapun berkaitan kabar beredarnya video asusila tersebut. Namun sesuai Tupoksinya Polres bakal melakukan penyelidikan apapun peristiwa atau kejadian yang meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Bupati Sunaryanta Meradang, ASN Selingkuh yang Ia Pecat Aktif Kerja Lagi
"Kami tentu akan melakukan penyelidikan terkait dengan apapun yang meresahkan warga Gunungkidul,"ujarnya.
Dia meminta kepada warga Gunungkidul untuk tidak menyebarluaskan video tersebut. Pasalnya siapapun yang menyebarluaskan video tersebut bakal diancam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di mana pelaku penyebaran konten pornografi bisa menghadapi sanksi hukum.
Anggota DPRD yang mirip dalam video tersebut belum memberikan klarifikasi. Yang bersangkutan mengaku tengah rapat ketika media ini mencoba mengklarifikasi video tersebut dengan mengirim pesan singkat melalui nomor WhatsApp-nya.
"Niki baru rapat [Ini baru rapat]," jawabnya singkat.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais