SuaraJogja.id - Pergerakan pemudik melalui jalur darat khusus dengan transportasi berupa bus melalui Terminal Jombor, Sleman mulai menggeliat.
Diprediksi puncak arus mudik baru akan berlangsung pada akhir pekan ini.
Kepala Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran Dishub DIY, Agnes Dhiany Indria Sari menuturkan peningkatan arus mudik sudah terjadi sejak H-8 jelang Lebaran 2025.
"Kalau saat ini sudah ada peningkatan penumpang, tapi memang belum signifikan, masih cukup landai untuk peningkatannya, meskipun di terminal aktivitasnya sudah naik, tapi secara angka ini masih landai," kata Agens saat ditemui di Terminal Jombor, Rabu (26/3/2025).
Puncak mudik sendiri diperkirakan berlangsung pada 28-30 Maret 2025 besok. Sedangkan untuk arus balik diprediksi terjadi pada 7 April 2025.
"Peningkatannya ini sudah mulai dari tanggal 24 kemarin, hari Senin kemarin sudah mulai peningkatan ada penumpang, tapi secara angkanya belum terlalu signifikan. Peningkatannya mungkin sekitar 10 persenan [dari hari biasa]," ungkapnya.
Agnes bilang meskipun sudah ada peningkatkan namun rata-rata harian jelang Lebaran kali ini belum setinggi tahun lalu pada periode yang sama. Tetapi dia belum dapat memastikan terkait potensi penurunan lebih lanjut atau tidak.
"Kami belum bisa memastikan, hanya kalau kita melihat rata-rata harian penumpang kemarin, lebaran tahun kemarin itu sekitar 400 [orang] sekian. Sekarang itu hariannya dari Senin sampai Selasa ini sekitar 360 [orang] sekian untuk kedatangan," ujarnya.
"Kalau keberangkatannya hampir sama. Keberangkatannya tahun kemarin 911, tahun ini tuh keberangkatan seribu dan sembilan ratusan. Jadi untuk keberangkatannya masih sama," imbuhnya.
Baca Juga: Awas Sopir Teler Ancam Keselamatan Pemudik, BNNP DIY Gencarkan Tes Urine Jelang Lebaran
Dia menduga angka yang tak setinggi tahun lalu itu disebabkan oleh beberapa pekerja yang belum libur. Pihaknya masih menanti kondisi pada Jumat atau akhir pekan besok.
"Mungkin karena masih masuk ya, masuk kantor ya. Nanti kan liburannya hari Jumat. Jadi puncaknya nanti signifikasinya masih bisa dilihatnya setelah tanggal 28, 29, 30 gitu," tandasnya.
Dikatakan Agnes, rata-rata tujuan pemudik yang berangkat dari Jogja memang jarak jauh termasuk luar Pulau Jawa.
"Rata-rata tujuannya ke Sumatera, ke Palembang, Lampung, kemudian Jabodetabek, kemudian ke Merak, ke Bogor, ke Bandung. Kemudian ke arah timur ke Denpasar dan ke Mataram," kata dia.
Berkendara menggunakan bus memang lebih nyaman, tapi ada risiko yang harus diketahui. Berikut ini beberapa tips berkendara aman saat menggunakan bus
Sebelum Naik Bus:
Berita Terkait
-
Awas Sopir Teler Ancam Keselamatan Pemudik, BNNP DIY Gencarkan Tes Urine Jelang Lebaran
-
Sambut 4 Juta Pemudik Pengguna KA, Begini Persiapan Daop 6 Yogyakarta Antisipasi Kawasan Rawan
-
Siap Mudik? Cek Dulu Harga Tiket Bus Jogja-Jabodetabek, Ada yang Naik Lebih dari Rp300 Ribu
-
Bus Dilarang Melintas Kota Jogja untuk Cegah Macet saat Lebaran? Begini Penjelasan Wali Kota
-
Sleman Siap Sambut Pemudik, Perbaikan Jalan Dikebut jelang Lebaran 2025
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Dorong Sport Tourism ke Panggung Dunia
-
BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026, Kobarkan Semangat Merah Putih
-
Bahlil Rangkap Menteri dan Menko, Pengamat Sebut Prabowo Selamatkan Agenda Politik 2029
-
Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah
-
Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku