SuaraJogja.id - Arus lalu lintas di kawasan pintu masuk jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani sudah semakin landai. Jika kondisi tersebut berlangsung hingga nanti sore maka ruas tol fungsional tersebut akan ditutup kembali.
Hal ini dibenarkan oleh Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto. Dia bilang arus balik pada periode libur Lebaran kali ini sudah tak sepadat beberapa hari lalu.
"Sampai saat ini terjadi penurunan dibandingkan dari hari-hari sebelumnya," kata Mulyanto, saat dihubungi, Senin (7/4/2025).
Diketahui pintu Tamanmartani digunakan sebagai entrance atau pintu masuk tol bagi pengendara yang hendak mengarah ke Klaten atau Solo.
Kendati demikian, Mulyanto menuturkan masih akan menunggu perkembangan arus lalu lintas hingga sisa hari ini. Termasuk untuk berkoordinasi dengan beberapa stakeholder terkait.
"Kita masih menunggu waktu beberapa jam ke depan, nanti kalau memang masih sama seperti ini ya kemungkinan besar besok sudah kami close," ucapnya.
"Tapi kalau nanti ada peningkatan dan kemudian besok kita lihat lagi eskalasinya tambah jadi kita tetap rembug kembali untuk dibuka," imbuhnya.
Namun ia bilang probabilitas penutupan ruas fungsional Prambanan-Tamanmartani lewat pintu Tamanmartani, Kalasan itu ditutup lebih besar. Mengingat puncak arus balik sudah dilalui pada akhir pekan lalu.
"Kemungkinan besarnya ditutup, kemungkinan. Tapi kami tetap menunggu hasil koordinasi terakhir nanti dengan pihak-pihak terkait," tuturnya.
Baca Juga: Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
Disampaikan Mulyanto, puncak arus balik pemudik yang melintas lewat Tamanmartani terjadi pada Sabtu dan Minggu kemarin. Saat itu lebih dari 1.000 kendaraan per jam yang melewati pintu Tamanmartani.
"Hari Sabtu, puncaknya Sabtu itu. Intinya kita lihat situasi kalau memang terjadi kepadatan, rekayasa-rekayasa itu baru kita lakukan, kalau enggak ya normal saja," tandasnya.
Terpisah, Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik. Polda DIY bersama instansi terkait tetap bersiaga di sejumlah titik jalur utama dan jalur alternatif guna menjaga kelancaran lalu lintas.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemudik yang masih berada di DIY dan akan kembali ke kota asal, agar memastikan kendaraan dalam kondisi baik serta menjaga kondisi tubuh tetap fit. Jangan paksakan mengemudi dalam kondisi lelah," ujar Ihsan.
Polda DIY terus mengoptimalkan personel dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis demi memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman.
Gunakan jalur alternatif jika diperlukan, dan manfaatkan rest area untuk beristirahat. Masyarakat juga dapat menghubungi call center di nomor 110 jika menghadapi situasi darurat.
Dengan mulai menurunnya volume kendaraan pada H+5, arus lalu lintas di wilayah Yogyakarta diprediksi akan kembali normal dalam beberapa hari ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat