SuaraJogja.id - Sebanyak 24 siswa kelas VI SDN Kledokan tetap melaksanakan ujian Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) usai atap kelas ambrol. Para siswa tersebut kini menggunakan ruang kelas I dan II untuk ujian.
Diketahui atap ruang kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kledokan, yang berada di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman ambrol pada Minggu (4/5/2025) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Kelas VI kebetulan hari ini mulai PSAS Penilaian Sumatif Akhir Semester. Itu kami tempatkan di ruang kelas I dan II yang jauh dari tempat kejadian. Jadi di sana kami rasa aman," kata Kepala SDN Kledokan, Sulismiyatun, saat ditemui, Senin (5/5/2025).
Disampaikan Sulis, dari keseluruhan 144 orang siswa, untuk kelas I dan II sementara diminta belajar dari rumah. Mengingat kondisi ruang kelas mereka yang digunakan untuk ujian.
Selain itu pihak sekolah pun turut menunggu hasil investigasi dari BPBD Sleman mengenai kelayakan bangunan yang terdampak. Khususnya yang berada di samping kelas VI yang atapnya ambrol.
"Masih menunggu hasil investigasi dari BPBD juga, untuk kelayakan gedung yang sebelahnya masih layak dipakai atau tidak. Jadi untuk sementara ini kelas 1 dan 2 belajar dari rumah," ucapnya.
Sulis menyatakan bahwa insiden tersebut tidak terlalu mengganggu kegiatan belajar mengajar. Termasuk psikologis siswa kelas VI yang tengah menjalani ujian pada har ini.
"Saya rasa tidak [tertanggu] karena kemarin itu pas malam-malam hari minggu kemudian anak-anak nggak ada yang datang ke sekolah," tuturnya.
Kendati menjalani pembelajaran dari rumah, siswa kelas I dan II tetap dijadwalkan datang ke sekolah pada siang nanti untuk mengambil makanan bergizi (MBG).
Baca Juga: Detik-Detik Atap Kelas Ambruk di Sleman, Begini Kondisi SDN Kledokan Sekarang
"Tapi meskipun belajar dari rumah nanti juga tetap datang ke sekolah karena harus ambil jatah MBG," imbuhnya.
Terkait langkah perbaikan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan BPBD Sleman. Sulismiyatun mengatakan, perbaikan akan segera dilakukan sambil menunggu proses assessment dari pihak-pihak terkait.
"Untuk perbaikan sementara kemarin sudah dikoordinasikan dengan bidang sarana dan prasarana Dinas Pendidikan dan kemudian dari BPBD juga. Kemarin sudah ini, kalau secepatnya nanti kemungkinan dari Dinas Pendidikan akan segera merenovasi," pungkasnya.
Seperti diketahui, atap ruang kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kledokan, yang berada di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman ambrol pada Minggu (4/5/2025) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sulismiyatun yang merupakan kepsek setempat menuturkan peristiwa itu diketahui oleh penjaga sekolah pada Minggu dini hari kemarin. Kabar itu langsung diberikan ke grup guru sekolah tersebut.
"Pertama saya dengar saya lihat di grup guru jam 5 pagi [Minggu] tapi kejadiannya sudah jam 12 malam. Kemudian setelah saya tahu saya langsung meluncur ke sini," kata Sulis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!
-
Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia
-
BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas