Terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Lingkungan Hidup, Supriyanto, menuturkan bahwa jumlah bank sampah di Kota Yogyakarta terus meningkat.
"Saat ini terdapat 701 bank sampah yang tersebar di seluruh Kota Yogyakarta. Kami terus berupaya memfasilitasi dan mendorong kolaborasi antar tokoh dan pengelola bank sampah agar pengelolaan dapat berjalan lancar," ucap Supriyanto.
Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada sistem yang dibangun pemerintah semata.
Melainkan butuh peran aktif dari warga untuk hal itu bisa berhasil.
"Mau sehebat apa pun sistem pengelolaannya, akan sulit jika warga tidak memilah dan mengolah sampahnya sendiri," tandasnya.
Prinsip 3R, Reduce, Reuse dan Recycle merupakan hal dasar yang terus dikampanyekan dan perlu diperhatikan oleh seluruh masyarakat.
"Kita semua punya tanggung jawab untuk mengurangi timbulan sampah demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat," tegasnya.
Seperti diketahui, Kota Yogyakarta menghasilkan sekitar 250 ton sampah setiap harinya.
Dari jumlah tersebut, sekitar 200 ton berhasil dikelola melalui berbagai metode, seperti bank sampah dan program biopori "Organikkan Jogja".
Baca Juga: Demi Antar Jemput Pacar, Pemuda Jogja Nekat Curi Motor, Kisah Cinta Berujung Jeruji Besi
Namun, masih terdapat sekitar 50 ton sampah yang belum tertangani secara optimal dan disimpan sementara di depo atau Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
Sejak 1 Maret 2025, Pemkot Yogyakarta memberlakukan kebijakan desentralisasi pengelolaan sampah dengan sistem transporter.
Masyarakat tidak lagi diperbolehkan membuang sampah langsung ke depo; hanya penggerobak resmi yang dapat melakukannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar