Prajurit perempuan tampil dalam perayaan Garebeg Maulud Dal 2025 di Yogyakarta, Jumat (5/9/2025). [Suara.com/Putu]
Dian optimistis, penyesuaian ini tidak mengurangi animo masyarakat namun sebaliknya, Garebeg Maulid bisa menjadi ruang pembelajaran budaya yang lebih hidup.
"Antusiasme masyarakat tetap tinggi, bahkan semakin meningkat. Kami sedang mengkaji kemungkinan menambah jumlah parade di masa depan agar partisipasi publik lebih besar," jelasnya.
Salah seorang warga asal Kota Yogyakarta, Fany yang menonton garebeg mengaku baru pertama kali melihat prajurit perempuan hadir dalam garebeg. Hal itu menandakan emansipasi perempuan sebenarnya sudah ada sejak dulu.
"Ini bagus untuk menunjukkan kalau perempuan serba bisa sejak dulu," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia