Prajurit perempuan tampil dalam perayaan Garebeg Maulud Dal 2025 di Yogyakarta, Jumat (5/9/2025). [Suara.com/Putu]
Dian optimistis, penyesuaian ini tidak mengurangi animo masyarakat namun sebaliknya, Garebeg Maulid bisa menjadi ruang pembelajaran budaya yang lebih hidup.
"Antusiasme masyarakat tetap tinggi, bahkan semakin meningkat. Kami sedang mengkaji kemungkinan menambah jumlah parade di masa depan agar partisipasi publik lebih besar," jelasnya.
Salah seorang warga asal Kota Yogyakarta, Fany yang menonton garebeg mengaku baru pertama kali melihat prajurit perempuan hadir dalam garebeg. Hal itu menandakan emansipasi perempuan sebenarnya sudah ada sejak dulu.
"Ini bagus untuk menunjukkan kalau perempuan serba bisa sejak dulu," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
Investasi Bodong di Jogja Terbongkar: 8 WNA Mengaku Miliarder, Padahal Cuma Kelola Warung Kecil
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja