Prajurit perempuan tampil dalam perayaan Garebeg Maulud Dal 2025 di Yogyakarta, Jumat (5/9/2025). [Suara.com/Putu]
Dian optimistis, penyesuaian ini tidak mengurangi animo masyarakat namun sebaliknya, Garebeg Maulid bisa menjadi ruang pembelajaran budaya yang lebih hidup.
"Antusiasme masyarakat tetap tinggi, bahkan semakin meningkat. Kami sedang mengkaji kemungkinan menambah jumlah parade di masa depan agar partisipasi publik lebih besar," jelasnya.
Salah seorang warga asal Kota Yogyakarta, Fany yang menonton garebeg mengaku baru pertama kali melihat prajurit perempuan hadir dalam garebeg. Hal itu menandakan emansipasi perempuan sebenarnya sudah ada sejak dulu.
"Ini bagus untuk menunjukkan kalau perempuan serba bisa sejak dulu," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit
-
Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG
-
Unik! Siswa Baru SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Diajak Jajal Golf, MPLS Sekaligus Jaring Bibit Unggul
-
Video AI Catut Gubernur DIY Beredar di WhatsApp, Publik Diimbau Waspada Modus Penipuan
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang