"Akhir tahun ini kami mendapat anggaran untuk penanganan sekitar 500 meter di lokasi yang paling parah. Rehabilitasi akan dimulai dari titik rusak terparah, tepatnya setelah pertigaan Daratan ke Utara," kata Sigit.
Selain itu, Sigit bilang Dinas PUP-ESDM DIY bakal menggandeng pihak pengelola tol.
Terlebih untuk perbaikan pada ruas dari Gunung So ke Tempel.
"Kami sudah koordinasi dan akhirnya ada tanggungjawab bersama untuk ruas jalan yang juga dilalui kendaraan berat material tol," ucapnya.
Diakui Sigit, ada keterbatasan anggaran untuk perbaikan jalan rusak.
Oleh sebab itu, perbaikan belum bisa langsung dilakukan secara menyeluruh.
"Untuk 1 kilometer perbaikan dibutuhkan sekitar Rp8 miliar. Tahun ini rencana kami fokus pada dua titik, masing-masing 500 meter, yakni di wilayah Sumberrahayu dan Daratan ke utara. Jadi dibagi dua," tuturnya.
Sementara ini pihaknya telah memasang rambu peringatan agar pengendara lebih berhati-hati.
Baca Juga: Ironi di Sleman, Diduga Kejahatan Jalanan, Ternyata... Kisah Pilu 3 Remaja Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja