SuaraJogja.id - Rekaman CCTV yang berada di Simpang Empat Kronggahan, Sleman diduga sempat diretas.
Saat ini Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman bakal berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari terduga pelaku peretasan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman, Budi Santosa, menuturkan bahwa pihaknya memang tidak memiliki kewenangan langsung terkait dengan pelacakan terdug pelaku peretasan CCTV itu.
Maka dari itu, Diskominfo Sleman bakal menggandeng kepolisian untuk penelusuran lebih lanjut.
"Untuk pelacakan peretas akan kami koordinasikan dengan pihak kepolisian, karena kami tidak punya kewenangan untuk menangani," kata Budi saat dikonfirmasi, Jumat (12/9/2025).
Menurut Budi, kerjasama dengan aparat kepolisian akan menjadi kunci untuk mengungkap siapa pelaku yang bertanggung jawab atas insiden dugaan peretasan ini.
"Kami akan koordinasi sesuai ketugasan kami," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Budi bilang bahwa sistem CCTV kini sudah kembali normal.
Namun memang untuk sementara akses ke CCTV khususnya di Simpang Empat Kronggahan itu masih dibatasi.
Baca Juga: Modus Licik Hilangkan Aset Desa: Mantan Dukuh di Sleman Jadi Tersangka Korupsi Tanah
"CCTV sudah berfungsi normal. Untuk akses sementara kami batasi terlebih dulu," kata dia.
Sebelumnya pada rekaman CCTV itu tiba-tiba menampilkan tulisan provokatif.
Dalam rekaman kamera pemantau di Simpang Empat Kronggahan, itu, sempat muncul tulisan 'Allah adalah Setan Iblis' di pojok kiri bawah layar.
Akses CCTV saat itu masih sempat bisa digunakan namun tak beberapa lama tidak bisa diakses lagi oleh publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dukung Asta Cita, BRI Fokuskan KUR untuk Perkuat Sektor Riil
-
Gustan Ganda di Sidang Tipikor: Dana Hibah Pariwisata Bukan Strategi Pemenangan Pilkada Sleman 2020
-
UU Keistimewaan DIY Tinggal Cerita Sejarah, GKR Hemas Desak Masuk Pembelajaran Sekolah
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi