- CCTV di Pemda DIY tampak tulisan provokatif
- Media sosial sempat geger dengan tulisan tersebut
- Pemda DIY akan mengevaluasi kejadian tersebut
SuaraJogja.id - Sebuah tayangan provokatif muncul di CCTV laman resmi Pemda DIY, jogjaprov.go.id.
Dalam rekaman kamera pemantau kondisi lalu lintas di Perempatan Kronggahan, Kabupaten Sleman tiba-tiba tiba-tiba terlihat tulisan provokatif "Allah adalah Setan Iblis" di pojok kiri bawah layar.
Tulisan tersebut sempat terlihat beberapa waktu.
Namun tak lama berselang, rekaman tersebut sudah tak lagi bisa diakses melalui laman Pemda DIY.
Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya (Koordinator Humas) IKP Dinas Kominfo DIY, Ditya Nanaryo Aji di Yogyakarta, Kamis (11/9/2025) mengungkapkan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait setelah menerima laporan tersebut.
"Terus terang saya belum melihat sendiri [tulisannya]. Saya malah terinfo dari rekan-rekan media," jelas dia.
Menurut Ditya, dari informasi awal yang diterimanya, kamera CCTV yang menampilkan tulisan itu bukan milik Pemda DIY.
Kamera tersebut merupakan aset Pemkab Sleman, namun dipasang pada tiang Area Traffic Control System (ATCS) milik Pemda DIY.
Walau bukan pengelola utama, Pemda DIY tetap mengambil langkah evaluasi.
Baca Juga: Skandal Internet Sleman: Kejati DIY segera Umumkan Calon Tersangka Korupsi!
Saat ini tim tengah menelusuri penyebab kemunculan tulisan provokatif tersebut.
"CCTV-nya punya Kominfo Sleman, tapi numpang di tiang ATCS kita [Pemda DIY]," jelasnya.
Ditya menyebut ada kemungkinan munculnya tulisan itu karena kesalahan teknis, human error. Kemungkinan lainnya akibat sistem diretas.
"Selanjutnya diperbaiki kesalahannya, serta mengevaluasi, apakah murni kesalahan pribadi atau operator, atau dikarenakan sistem diretas atau dihack. Atau penyebab lain," tandasnya.
Ditya menambahkan, apa pun hasilnya nanti, evaluasi ini akan menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh instansi agar lebih waspada dalam menjaga keamanan sistem.
Khusus instansi yang terhubung ke ruang publik seperti website resmi pemerintah daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM