- AHY dorong optimisme jelang laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Menurut AHY, kemenangan tipis 1-0 sudah cukup asal pemain tampil maksimal dan bermental juara.
- Kapten Jay Idzes tegaskan seluruh skuad Garuda siap berjuang habis-habisan untuk rakyat Indonesia.
SuaraJogja.id - Menko Bidang Infrastruktur dan Perumahan Rakyat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap pembangunan fasilitas publik, termasuk pondok pesantren.
Seruan ini disampaikan menyusul ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
AHY menegaskan, kepala daerah perlu aktif melakukan sosialisasi, inspeksi lapangan, hingga evaluasi terhadap bangunan-bangunan yang belum memenuhi standar keselamatan.
"Para pemimpin di daerah tentunya para gubernur, wali kota, termasuk bupati agar sama-sama kita mengawal ini melakukan sosialisasi, melakukan pemeriksaan lapangan. Sehingga bisa kita evaluasi dan kita perbaiki kita cegah hal-hal seperti ini lagi," kata AHY ditemui di Fakultas Teknik UGM, Rabu (8/10/2025).
Menurutnya, tragedi di Ponpes Al-Khoziny menjadi peringatan penting bagi semua pihak bahwa standar konstruksi dan perizinan bangunan tidak boleh diabaikan. Terutama pada fasilitas pendidikan yang menampung banyak orang.
"Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar benar-benar kita lebih mematuhi segala standar yang telah ditetapkan karena standar itu ada," tandasnya.
Selain itu, AHY menyampaikan telah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk memperkuat langkah pengawasan lintas kementerian.
"Kami ingin segera regrouping dan konsolidasi. Gus Muhaimin di depan untuk urusan tersebut, kami mendukung dari aspek infrastrukturnya," tuturnya.
AHY berharap ke depan setiap proyek pembangunan publik di Indonesia bisa memenuhi seluruh ketentuan teknis dan keselamatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
BRI Group Buka Pegadaian di Timor Leste, Perluas Layanan UMi
-
BRI Salurkan Banknotes SAR 152,49 Juta untuk Haji 2026, 203.320 Jemaah Bisa Gunakan di Tanah Suci
-
BRI Permudah Investasi Lewat Cicil Emas BRImo, Proses 60 Detik
-
Belum Berlaku Pekan Ini, Pemkab Sleman Masih Sinkronkan Jadwal WFH dengan Instansi Vertikal
-
#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Dukung Jurnalisme Berkualitas