- PSS Sleman memperoleh 15 poin dari lima laga yang dilakoni di Pegadaian Championship musim ini
- Poin PSS sama dengan Barito Putera yang memuncaki klasemen Grup 2 di Pegadaian Championship
- Ansyari Lubis bakal berupaya untuk mendorong anak asuhnya menggeser peringkat Barito Putera
SuaraJogja.id - PSS Sleman berhasil meraih kemenangan kelima kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Kemenangan itu diraih usai Super Elja menaklukkan Kendal Tornado FC dengan skor 3-1 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (12/10/2025).
Hasil itu bukan hanya menambah tiga poin penting, tapi juga menjaga asa Super Elja untuk terus menempel ketat pemuncak klasemen sementara, Barito Putera.
Pasalnya dengan hasil positif tersebut kedua tim kini sama-sama mengoleksi 15 poin.
Namun PSS masih tertinggal selisih gol.
Pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis menegaskan bahwa timnya tak akan berhenti menekan dan siap bersaing hingga akhir fase grup.
"Artinya kita harus selalu berkompetisi dengan mereka [Barito], juga dengan tim-tim yang lain. Jadi kita enggak boleh hilang konsentrasi, hilang fokus sampai siapa nanti yang ada di nomor satu. Itu target kita," kata Ansyari, dikutip, Senin (13/10/2025).
Menurutnya, kemenangan atas Kendal Tornado FC menjadi buah dari kerja keras seluruh pemain yang mampu menerapkan instruksi dengan baik di lapangan.
Ia menilai timnya tampil disiplin dan kompak sejak menit awal hingga akhir pertandingan.
"Kita bersyukur kita dapat memenangkan pertandingan, apresiasi buat seluruh pemain yang sudah bekerja keras," sebut dia.
Baca Juga: Mental Baja dan Dukungan Suporter, Kunci PSS Sleman Kuasai Grup Dua Pegadaian Championship
Menurut Ansyari, Kendal Tornado FC bukan tim sembarangan.
Ia menilai, anak asuhan Stefan Keelthes itu tampil secara militan dan mampu memberikan tekanan kepada PSS sepanjang pertandingan.
Namun, ketenangan dan kolektivitas pemain Super Elja menjadi kunci keberhasilan mereka mengamankan tiga poin di kandang.
"Kita tahu tim Kendal Tornado bermain sangat bagus, mereka militan tapi semua pemain yang kita turunkan bermain sangat luar biasa dan kita berikan apresiasi sebesar-besarnya buat mereka, karena mereka menjalankan instruksi dengan baik," tegasnya.
Ansyari menambahkan bahwa ia sangat puas dengan cara timnya bermain secara kolektif.
Menurutnya, aspek kerja sama dan kesadaran posisi menjadi faktor yang paling menentukan dalam kemenangan kali ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM