- Pemerintahan Prabowo-Gibran mendapat rapor merah dari BEM KM UGM
- Program MBG yang justru menimbulkan korban bukti dari kurangnya pengawasan
- Pengesahan RUU TNI yang dilakukan tergesa-gesa menjadi fakta bahwa pemerintah tak lagi berdemokrasi
BEM KM UGM menilai, akibat salah arah kebijakan ini kondisi yang terbangun dan muncul justru 'generasi cemas' bukan 'generasi emas' yang diidam-idamkan.
Belum lagi ketika berbicara soal, tindakan represif aparat terhadap warga yang mengkritik pemerintah memperburuk keadaan.
"Ketika rakyat menolak kebijakan melalui demonstrasi seperti #IndonesiaGelap dan #ReformasiPolri, pemerintah justru memburu para demonstran. Aktivis dituding anarkis, ditahan tanpa prosedur hukum yang memadai, dan menghadapi proses hukum yang tidak jelas," tegasnya.
Ia menegaskan bahwa aparat kini justru menjadi alat kekuasaan untuk mempersempit ruang demokrasi.
Menurut BEM KM UGM bahwa satu tahun pemerintahan ini telah menunjukkan wajah sebenarnya kekuasaan yakni menindas, anti-kritik, dan jauh dari cita-cita keadilan sosial.
"Kesengsaraan ini menunjukkan bahwa narasi 'kepentingan rakyat' hanyalah retorika politik, omong kosong belaka," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
Investasi Bodong di Jogja Terbongkar: 8 WNA Mengaku Miliarder, Padahal Cuma Kelola Warung Kecil
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja