SuaraJogja.id - Dalam rangkaian ulang tahun yang ke-14 Royal Ambarrukmo Yogyakarta, hotel heritage bintang lima yang menjunjung tinggi nilai budaya ini menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) di Desa Wisata Sidorejo, Lendah – Kulonprogo, sebagai wujud kepedulian terhadap pemberdayaan komunitas lokal.
Perayaan tahun ini mengangkat tema “Nirasoka Mahakarti”, sebuah filosofi yang menggambarkan tindakan nyata dalam kerja dan karya yang dilakukan dengan penuh kolaborasi, saling mengisi, konsisten, dan mampu menginspirasi banyak orang. Semangat inilah yang kemudian diwujudkan melalui kontribusi langsung kepada masyarakat desa sebagai bagian dari komitmen hotel dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan CSR ini, Royal Ambarrukmo Yogyakarta menyerahkan berbagai dukungan berupa perlengkapan dan material yang diharapkan dapat membantu peningkatan fasilitas Desa Wisata Sidorejo, mulai dari kebutuhan seputar akomodasi hingga sarana pendukung aktivitas budaya dan kemasyarakatan.
Bantuan tersebut meliputi perlengkapan tidur seperti bed sheet, pillow, dan pillow case, serta sejumlah peralatan dan material seperti lesung, standing lamp, keramik, dan berbagai bahan bangunan lain yang diperlukan untuk menunjang pengembangan fasilitas desa. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat mendukung perbaikan ruang-ruang publik, memperkuat kenyamanan fasilitas homestay, serta mendorong terciptanya lingkungan desa wisata yang lebih siap menyambut para pengunjung.
Management Royal Ambarrukmo Yogyakarta menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kesempatan untuk terlibat langsung dalam pengembangan Desa Wisata Sidorejo. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun, tetapi juga mencerminkan tekad Royal Ambarrukmo Yogyakarta untuk senantiasa hadir sebagai mitra pembangunan masyarakat.
Melalui semangat “Nirasoka Mahakarti”, Royal Ambarrukmo berharap dapat menumbuhkan kontribusi yang benar-benar memberikan dampak positif, sekaligus mendukung masyarakat dalam menjaga identitas budaya dan mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan. Desa Wisata Sidorejo dinilai memiliki kekuatan budaya yang otentik dan energi komunitas yang kuat, sehingga program ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kualitas desa sebagai destinasi wisata kreatif dan berkarakter.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta juga menegaskan harapan bahwa kolaborasi ini dapat menjadi fondasi bagi kerja sama jangka panjang antara pihak hotel, masyarakat Sidorejo, serta pemangku kepentingan pariwisata setempat. Melalui pendekatan yang berkesinambungan, hotel berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi pengembangan desa, sekaligus memastikan bahwa program-program CSR yang dijalankan bukan hanya berlangsung secara seremonial, melainkan benar-benar memberikan manfaat nyata dan menjadi investasi sosial untuk masa depan.
Dengan diselenggarakannya kegiatan CSR di Desa Wisata Sidorejo ini, Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menegaskan perannya sebagai institusi perhotelan yang tidak hanya mengedepankan pelayanan unggul dan warisan budaya, tetapi juga tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.
Program ini menjadi penanda perjalanan ulang tahun ke-14 yang penuh makna, serta menjadi langkah penting dalam mewujudkan semangat kerja bersama yang inspiratif bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.***
Baca Juga: Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Nuansa Natal yang Hangat dan Penuh Sukacita
Berita Terkait
-
Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Nuansa Natal yang Hangat dan Penuh Sukacita
-
Kesuksesan BRI Raih Penghargaan di Ajang Global Berkat Program BRInita dan BRILiaN
-
Faber Instrument: UMKM Kayu Jati Cianjur yang Sukses Tembus Pasar Global Berkat Dukungan BRI
-
Royal Ambarrukmo Yogyakarta Sambut Hangat Kunjungan Famtrip Budaya Travel Agent Tiongkok
-
Borobudur Highland Siap Jadi "Luar Biasa"': Kemenpar Dorong Event Kelas Dunia Pacu Sport Tourism
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat