SuaraJogja.id - Royal Ambarrukmo Yogyakarta dengan bangga menyambut kunjungan para delegasi dari travel agent pasar Tiongkok dalam rangkaian kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) ke Yogyakarta. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kerja sama serta mempromosikan Yogyakarta sebagai destinasi budaya dan warisan unggulan bagi wisatawan mancanegara.
Setibanya di hotel, para tamu disambut hangat oleh I Gede Sujana, General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, beserta jajaran Executive Committee. Kunjungan ini menyoroti karakter unik Royal Ambarrukmo sebagai hotel bersejarah yang memadukan keanggunan warisan keraton dengan keramahtamahan modern.
Selama kunjungan, para delegasi diajak merasakan pengalaman budaya khas Royal Ambarrukmo melalui rangkaian program yang dikurasi secara khusus. Mereka memulai perjalanan dengan tur ke Pendopo Agung Ambarrukmo dan Museum Ambarrukmo, yang memperkenalkan kekayaan sejarah serta warisan kerajaan yang masih terjaga di kawasan hotel. Kegiatan dilanjutkan dengan hotel tour untuk mengenal lebih dekat keanggunan kamar, suite, dan fasilitas Royal Ambarrukmo Yogyakarta.
Para peserta juga berkesempatan mengikuti Patehan, tradisi minum teh ala Keraton yang sarat makna kesopanan dan ketenangan, serta mencoba Jemparingan, olahraga panahan tradisional Jawa yang mencerminkan fokus dan pengendalian diri. Kegiatan ditutup dengan Ladosan Dhahar, sebuah ritual santap kerajaan yang menyajikan cita rasa lokal dalam presentasi yang anggun, menggambarkan esensi dari keramahan Jawa yang sesungguhnya.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta merasa terhormat dapat menerima kunjungan dari Kementerian Pariwisata dan travel agent dari Tiongkok. Royal Ambarrukmo berkomitmen untuk terus memperkenalkan keindahan warisan budaya Jawa melalui pengalaman autentik yang memadukan sejarah, tradisi, dan keramahtamahan.
Melalui kegiatan famtrip ini, Royal Ambarrukmo Yogyakarta menegaskan kembali posisinya sebagai living legacy warisan Keraton Yogyakarta, tempat di mana setiap pengalaman menginap menjadi perjalanan penuh makna, memadukan keanggunan masa lalu dengan kenyamanan modern.***
Berita Terkait
-
Mengulik Festival Angkringan Yogyakarta 2025, Dorong Transformasi Digital Pasar dan UMKM Lokal
-
UMKM DIY Go Digital, Gojek Jadi Jurus Jitu Dongkrak Penjualan
-
Kolaborasi BRI & Indogrosir Dorong Digitalisasi UMKM dan Toko Ritel di Seluruh Indonesia
-
UMKM Kota Batu Tangguh dan Inovatif Berkat Dukungan Klasterkuhidupku BRI
-
Program Pemerintah Dongkrak UMKM, BBRI Siap Jadi Pilar Pertumbuhan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja