SuaraJogja.id - Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar lebih berdaya saing terus digencarkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kali ini, Dinas Koperasi UMKM DIY, Pemkot Jogja, dan Kadin DIY menggandeng Gojek sebagai mitra pemasaran digital untuk membawa produk lokal lebih luas dikenal.
Kepala Dinkop UKM DIY Sri Nurkyatsiwie tak menampik bahwa UMKM di wilayahnya menjadi penggerak ekonomi yang cukup besar.
"Jadi 96 persen pelaku UMKM di DIY itu dapat membuka peluang tenaga kerja masuk," kata Siwi saat mengahadiri peresmian kerjasama dengan Gojek di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG), Rabu (20/8/2025).
Namun memang, Siwi mengungkap masih perlu ada beberapa aspek yang diperhatikan.
Terkhusus dalam pengembangan UMKM itu sendiri di tengah era digital sekarang.
Mulai dari aspek regulasi, afirmasi dan partisipasi. Tanpa adanya partisipasi dua aspek lainnya tidak akan berjalan.
"Para pelaku UMKM diharapkan selain menjadi mitra tapi juga bisa menjadi mentor pelaku usaha lainnya dalam digitalisasi produk UMKM," tandasnya.
Digitalisasi, kata Siwi merupakan aspek penting dalam hal pemasaran.
Baca Juga: Kaget! Sri Sultan HB X Tiba-Tiba Nyanyi di Depan Paskibraka, Ini Alasannya...
Apalagi Gojek merupakan platform pemasaran yang sudah bisa dibilang mapan untuk para pelaku UMKM.
Tidak sebatas masuk keranah digital saja dengan produk yang sudah ada.
Ia mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.
Tentu saja, ia memastikan pemerintah tidak akan lepas tangan dalam prosesnya.
Termasuk dari Gojek yang bakal membantu pemasaran digital makin pesat.
"Kerjasama ini menjadi salah satu implementasi program Pemprov DIY yakni digitilasasi UMKM agar bisa masuk dalam ekosistem pemasaran online," tegasnya.
Manajemen keuangan para pelaku UMKM pun tak luput dari sorotan. Mengingat kini banyak pembayaran yang menggunakan sistem cashless atau online.
Termasuk pula peningkatan dari sisi kelembagaan seperti sertifikat halal dan pendukung lainnya.
"Tahun 2026 kami punya target sebanyak 88.000 produk UMKM DIY harus mendapatkan sertifikat halal," ucapnya.
Sementara itu Wakil Walikota Jogja, Wawan Hermawan turut menyinggung tantangan pelaku UMKM di Kota Jogja soal melek teknologi.
Diperlukan edukasi masif untuk menjawab tantangan tersebut.
"Tentu edukasi dan bimbingan dari platform Gojek di sini menjadi suatu keniscayaan. Harapannya adalah lebih banyak memberi bimbingan atau pendampingan," ujar Wawan.
Ditambahkan Wakil Ketua Umum Bidang Industri Kreatif Kadin DIY Agus Imron bahwa DIY menjadi slaah satu daerah dengan pelaku UMKM terbesar di Indonesia. Belum lagi berbicara produk yang khas untuk dinikmati.
"Mendukung itu, kami bekerjasama juga dengan Kampus ISI untuk melatih pelaku UMKM mendesai visual kemasan prduk yang nantinya bisa dipajang di paltform digital seperti Gofood," tandas Agus.
Head Of Corporate Affairs Regional Jabar, Jateng dan DIY Gojek Guntur Arbiansyah menyatakan bahwa belum lama ini telah dilakukan digitalisasi kepada ratusan UMKM di wilayah DIY.
Apalagi, dia bilang, UMKM sudah menjadi pilar utama ekonomi daerah sekaligus mitra Gojek sejak berdiri tahun 2010 silam.
"Ini waktu berjuang untuk kami, menghadirkan berbagai solusi teknologi untuk pertumbuhan UMKM di Yogyakarta," tegas Guntur.
"Kami memfasilitasi mereka, mendukung kemandirian ekonomi sesuai dengan misi Pemkot Jogja maupun Pemda DIY," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Gustavo Tocantins Dipastikan Absen Lawan Persela Lamongan
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 25 Februari 2026: Cek Jam Magrib Tepat di Sini!