- Sudarsono KH, salah satu pendiri klub sepak bola PSS Sleman, telah meninggal dunia dan meninggalkan duka mendalam.
- Manajemen PSS Sleman resmi menyampaikan rasa kehilangan serta berterima kasih atas warisan kontribusi almarhum.
- Almarhum dikenal sebagai figur sentral dengan dedikasi besar sebagai fondasi penting bagi perkembangan klub tersebut.
SuaraJogja.id - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Sleman. Salah satu pendiri PSS Sleman, Sudarsono KH, meninggal dunia. Kepergian sosok yang menjadi bagian penting dari sejarah berdirinya klub berjuluk Super Elang Jawa itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar PSS Sleman dan para pendukungnya.
Ungkapan belasungkawa disampaikan secara resmi oleh PSS Sleman melalui unggahan di akun Instagram klub. Dalam pernyataannya, manajemen menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya tokoh yang memiliki peran besar dalam perjalanan awal klub.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap keluarga besar PSS Sleman turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu pendiri PSS Sleman, Sudarsono KH. Terima kasih untuk warisannya," tulis PSS Sleman.
Sudarsono KH dikenal sebagai salah satu figur sentral dalam proses lahirnya PSS Sleman. Dedikasi dan kontribusinya menjadi fondasi penting bagi klub yang kini tumbuh sebagai salah satu kekuatan sepak bola Indonesia dan memiliki basis suporter yang besar serta loyal.
Kepergian Sudarsono KH menjadi pengingat akan perjalanan panjang PSS Sleman, dari masa awal pembentukan hingga berkembang seperti sekarang. Warisan dan jasa almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah berdirinya PSS Sleman.
Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk pendukung setia PSS Sleman, yang turut mengenang jasa dan perjuangan Sudarsono KH dalam membangun klub kebanggaan Sleman tersebut.
Berita Terkait
-
Fachruddin Aryanto Kembali 100 Persen Fit, Jadi Angin Segar untuk PSS Sleman
-
PSS Sleman Kuasai Puncak Klasemen, Drama 10 Pemain Warnai Laga Kontra Barito Putera
-
Target Tinggi PSS Sleman di Kandang Barito: Bukan Sekadar Curi Poin
-
Persela Tanpa Vizcarra & Bustos: PSS Sleman Diuntungkan? Ini Kata Sang Pelatih
-
Ansyari Lubis Ungkap Kunci Kemenangan di Balik Ledakan PSS Sleman saat Lawan PSIS
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Tren Kasus DBD di Kota Yogyakarta Menurun, Pengendalian Tetap Jadi Prioritas
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
MUI DIY Terbitkan Seruan Jelang Ramadan 1447 H, Soroti Potensi Perbedaan Awal Puasa
-
Menjelajahi Kekayaan Rasa Durian Lokal: 7 Varietas Unggulan Asli Indonesia
-
7 Fakta Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi di Gumuk Pasir Bantul Yogyakarta, Bisnis Gagal Hutang Menumpuk