- JNT mencatat total 3.665.089 kendaraan selama periode Nataru 2025/2026, meningkat 8,4% dari kondisi normal.
- Peningkatan volume lalu lintas terjadi pada empat ruas tol Regional Nusantara, termasuk Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo.
- Ruas Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo mengalami kenaikan signifikan hingga 61,2 persen dibandingkan volume normal.
SuaraJogja.id - Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) masih mencatat kenaikan volume lalu lintas hingga berakhirnya periode Libur Natal dan tahun baru (Nataru).
Kenaikan itu tercatat sejak H-7 Natal 2025 hingga H+3 Tahun Baru 2026 atau tepatnya pada 18 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026.
Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani menuturkan bahwa peningkatan volume lalu lintas (lalin) masih dialami oleh empat ruas tol Regional Nusantara.
"Secara keseluruhan, total volume lalin yang tercatat mencapai 3.665.089 kendaraan, meningkat sebesar 8,4 persen dibanding kondisi lalin normal yang berjumlah 3.381.351 kendaraan," kata Tyas dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/1/2026).
Ruas Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan menjadi salah satu ruas tol Regional Nusantara yang mengalami peningkatan lalin selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Adapun Ruas Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan tercatat total volume lalin sejumlah 395.448 kendaraan.
"Atau meningkat 61,2 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 245.250 kendaraan," ujarnya.
Berdasarkan data operasi, terdapat 228.691 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 83,93 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 124.339 kendaraan.
"Kemudian, tercatat sebanyak 236.969 kendaraan meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 83,82 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 128.915 kendaraan," tuturnya.
Baca Juga: 7 Wisata Populer di Bantul yang Cocok Dikunjungi saat Libur Natal dan Tahun Baru 2025
Selain Ruas Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, beberapa ruas tol lain yakni Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), serta Ruas Tol Manado-Bitung (Mabit) turut mengalami peningkatan.
Ruas Tol MKTT mencatat total volume lalin sejumlah 314.028 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat 16,2 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 270.293 kendaraan.
Berdasarkan data operasi, 101.689 kendaraan tercatat masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu. Angka tersebut lebih tinggi 26,31 persen dibanding total volume lalin normal yang melintas di GT Kualanamu yaitu 80.510 kendaraan.
Sementara, 109.310 kendaraan terdata menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui GT Kualanamu, meningkat 20,57 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 90.664 kendaraan.
Ruas Tol Balsam tercatat total volume lalin sejumlah 321.653 kendaraan atau meningkat 60,6 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 200.248 kendaraan.
Ruas Tol Mabit tercatat total volume lalin sebanyak 146.737 kendaraan atau meningkat 26,1 persen dibanding dengan total volume lalin normal yaitu 116.355 kendaraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar