SuaraJogja.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang praktis dan bernilai tambah bagi masyarakat. Terbaru, BRI menghadirkan kemudahan layanan pembayaran tebus gadai Pegadaian melalui aplikasi Super App BRImo, yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara cepat, aman, dan nyaman tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Melalui inovasi ini, nasabah dapat menyelesaikan kewajiban pembayaran tebus gadai kapan saja dan di mana saja hanya melalui BRImo. Layanan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendorong digitalisasi layanan keuangan serta memperluas akses transaksi yang lebih efisien bagi masyarakat.
Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa kehadiran fitur ini merupakan langkah strategis BRI dalam memperkuat ekosistem layanan digital yang terintegrasi.
“BRI terus berupaya menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui BRImo, kami memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan pembayaran tebus gadai secara praktis tanpa harus datang ke kantor, sekaligus memastikan transaksi tetap aman dan efisien,” ujar Aquarius.
Tidak hanya menghadirkan kemudahan, BRI juga memberikan nilai tambah melalui program promo cashback bagi nasabah. Dalam program ini, nasabah berkesempatan memperoleh cashback sebesar 10% untuk setiap transaksi tebus gadai melalui fitur Tagihan di BRImo, dengan minimum transaksi Rp300 ribu dan maksimal cashback Rp50 ribu per nasabah.
Program promo ini berlangsung mulai 1 April hingga 30 Juni 2026, dengan ketentuan antara lain berlaku untuk 20 nasabah tercepat setiap harinya, transaksi dilakukan pada pukul 08.00–16.00, serta setiap pengguna berhak memperoleh satu kali reward setiap bulan.
Aquarius menambahkan bahwa inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen BRI dalam mendorong inklusi keuangan dan memperkuat ekosistem digital yang terintegrasi, termasuk sinergi dalam Ekosistem Ultra Mikro bersama Pegadaian dan PNM.
“Ke depan, BRI akan terus mengembangkan fitur dan layanan digital yang memberikan kemudahan serta manfaat nyata bagi nasabah, sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia,” tambahnya.
Adapun, untuk informasi lebih lanjut terkait program ini dapat mengunjungi bbri.id/promotebusgadai ***
Baca Juga: Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
Tag
Berita Terkait
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun
-
BRI Group Buka Pegadaian di Timor Leste, Perluas Layanan UMi
-
BRI Salurkan Banknotes SAR 152,49 Juta untuk Haji 2026, 203.320 Jemaah Bisa Gunakan di Tanah Suci
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas