- Presiden Prabowo Subianto akan mendampingi PM India Narendra Modi beribadah di Candi Prambanan pada Rabu, 8 Juli 2026.
- Sebanyak 2.690 personel gabungan TNI, Polri, dan Pemda DIY dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kunjungan VVIP tersebut.
- Kunjungan di Yogyakarta menjadi agenda penutup setelah kedua pemimpin menyepakati berbagai kerja sama strategis di Istana Merdeka Jakarta.
SuaraJogja.id - Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan mendampingi Perdana Menteri India Narendra Modi saat melakukan ibadah singkat di kawasan Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026). Meski hanya berlangsung dalam waktu singkat, kunjungan dua pemimpin negara tersebut mendapat pengamanan superketat dengan melibatkan 2.690 personel gabungan TNI, Polri, dan Pemda DIY.
Seluruh personel disiagakan untuk mengamankan setiap rangkaian perjalanan Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi. Mulai dari kedatangan di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), perpindahan menggunakan helikopter menuju Lanud Adisutjipto, hingga perjalanan darat menuju Candi Prambanan.
Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas, Mayor Inf Suwito dalam keterangannya di Yogyakarta, Selasa (7/7/2026) mengatakan rombongan PM India diperkirakan tiba di Yogyakarta sekitar pukul 10.00 WIB.
"Turun di YIA. Terus naik heli ke ADS (Adisutjipto-red) dan kemudian baru lewat [jalan] darat," ujarnya.
Menurut Suwito, agenda di Yogyakarta hanya difokuskan pada ibadah PM Narendra Modi di Candi Prambanan bersama Prabowo. Karena sifatnya sangat singkat, rombongan tidak memiliki agenda lain di kawasan candi sebelum kembali ke bandara untuk melanjutkan penerbangan ke Australia.
"Itu Bapak PM India mau ibadah di Candi Prambanan," katanya.
Suwito menambahkan, sebanyak 916 personel berasal dari Korem 072/Pamungkas, 520 personel dari Polda DIY, dan 519 personel dari Lanud Adisutjipto diterjunkan. Pengamanan juga diperkuat oleh 411 personel Kodam IV/Diponegoro, 226 personel Pemda DIY, 30 personel Polda Jawa Tengah, 30 personel Lanal Yogyakarta, 30 personel Wanita TNI.
Selain itu didukung tin medis dari RSPAU Dr S Hardjolukito dan petugas keamanan PT KAI Daop 6. Seluruh personel akan disebar di titik-titik strategis, mulai dari bandara, jalur yang dilintasi iring-iringan kendaraan VVIP, hingga kawasan Candi Prambanan sebagai lokasi utama kunjungan.
Kunjungan ke Yogyakarta menjadi penutup lawatan Narendra Modi di Indonesia. Sebelumnya Narendra dan Prabowo menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menyepakati berbagai kerja sama strategis. Di antaranya integrasi sistem pembayaran digital lintas negara melalui QRIS, penguatan kerja sama pertahanan dan keamanan.
Selain itu pengembangan energi nuklir dan tenaga surya, pembangunan konektivitas pelabuhan Sabang–Andaman dan Nikobar. Peningkatan kerja sama di bidang kesehatan melalui pertukaran pelatihan tenaga medis juga akan dilakukan.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh