Budi Arista Romadhoni
Rabu, 22 Juli 2026 | 19:06 WIB
Video AI yang mengatasnamakan Sri Sultan HB X, Rabu (22/7/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Video rekayasa AI yang mencatut nama Gubernur DIY Sri Sultan HB X beredar di WhatsApp untuk modus penipuan.
  • Diskominfo DIY menyatakan video tersebut bukan pernyataan resmi dan dipastikan sebagai konten palsu hasil teknologi kecerdasan buatan.
  • Pemda DIY fokus mengedukasi masyarakat agar waspada dan tidak mudah mempercayai video pejabat publik yang mencurigakan.

Atas temuan itu, Pemda DIY saat ini lebih memprioritaskan edukasi kepada masyarakat mengenai potensi penyalahgunaan teknologi AI. Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai video yang mengatasnamakan pemerintah maupun pejabat publik, terlebih jika berisi ajakan untuk melakukan transaksi, pembayaran, pembelian barang, atau tindakan lainnya.

"Kami ingin masyarakat semakin memahami bahwa teknologi AI dapat disalahgunakan untuk membuat konten yang tampak meyakinkan," ungkapnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini Pemda DIY belum membahas langkah hukum terkait temuan video tersebut. Fokus utama yang dilakukan adalah meningkatkan literasi digital masyarakat agar semakin mampu mengenali dan mengantisipasi penyalahgunaan teknologi AI yang berpotensi dimanfaatkan untuk penipuan maupun penyebaran informasi palsu.

Pemda DIY juga belum menyebarluaskan video tersebut kepada publik. Salah satu pertimbangannya karena video palsu itu menyebut nama tokoh tertentu. 

"Kami juga tidak mengungkap nama tersebut untuk mencegah munculnya polemik baru akibat penyebaran konten yang telah dipastikan merupakan hasil rekayasa," paparnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Load More