Menteri LH, Mohammad Jumhur Hidayat bertemu Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (24/7/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
- Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengakui kelemahan pengawasan negara saat bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta pada Jumat, 24 Juli 2026.
- Pemerintah bertekad memperkuat penegakan hukum dan menindak tegas pihak perusak lingkungan dengan mencontoh ketegasan Pemerintah Daerah DIY.
- Kementerian Lingkungan Hidup akan mengadopsi filosofi Hamemayu Hayuning Bawono untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam nasional.
Menurut Sultan, menjaga alam merupakan bagian dari nilai kehidupan yang diwariskan dalam filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, sehingga setiap bentuk perusakan harus dipertanggungjawabkan.
"Untuk menjaga atau merusak [alam] kan tergantung kesadaran seseorang. Kalau kesadaran itu tidak ada dan merusak alam, tinggal menuai risikonya. Jadi dasarnya wisdom itu saja," ujar Sultan.
Namun apabila kesadaran tidak mampu mencegah seseorang merusak lingkungan, kata Sultan, maka penegakan hukum harus dijalankan tanpa kompromi.
"Kalau tidak mau menaati aturan ya ditindak, undang-undang lingkungan hidup kan ada. Tidak mau menjalankan aturan ya ke pengadilan saja," tegasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia