- Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar program Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat di Pasar Balangan pada Senin.
- Acara tersebut dimeriahkan dengan pertunjukan gamelan serta kesenian Jathilan Turonggo Mudo Tri Manunggal untuk menarik pengunjung.
- Pemerintah daerah berencana melatih pedagang pasar melakukan siaran langsung digital untuk memasarkan produk pada tahun 2027.
Pertunjukan semakin menarik perhatian karena menampilkan delapan penari perempuan yang membawa kuda lumping.
Dengan kuda kepang di tangan, para penari bergerak mengikuti irama musik jathilan. Gerakan mereka menjadi tontonan tersendiri bagi warga yang berada di sekitar lokasi. Tidak hanya penari perempuan, pertunjukan tersebut juga menampilkan dua sosok warok laki-laki dengan rambut berwarna biru.
Kehadiran dua warok tersebut membuat penampilan jathilan semakin mencolok. Karakter mereka menjadi salah satu bagian yang mencuri perhatian penonton di tengah pertunjukan.
Pesta rakyat itu pun membuat Pasar Balangan semakin ramai. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pertunjukan kesenian yang berlangsung di tengah aktivitas pasar.
Kehadiran gamelan dan jathilan sekaligus memberikan suasana berbeda bagi pasar rakyat. Pasar yang selama ini identik dengan aktivitas transaksi menjadi ruang pertemuan antara kegiatan ekonomi dan kesenian tradisional.
Pasar Rakyat Didorong Ikut Beradaptasi dengan Digitalisasi
Selain menghidupkan pasar melalui kegiatan seperti GEMPAR, Pemkab Sleman juga menyiapkan langkah untuk membantu pedagang beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Sekretaris Disperindag Sleman, Aris Herbandang, mengatakan pihaknya memiliki komitmen agar perhatian pemerintah tidak hanya diberikan kepada perdagangan dalam skala besar.
“Kami berkomitmen, suatu komitmen tidak hanya perdagangan yang besar skalanya, tapi juga pasar rakyat mendapat perhatian,” ujar Aris.
Baca Juga: GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh
Ia mengatakan, pada 2027 mendatang pihaknya merencanakan sejumlah kegiatan untuk mendorong digitalisasi masyarakat, khususnya pedagang pasar.
Salah satunya melalui pelatihan livestreaming agar pedagang dapat mempromosikan dan menjajakan dagangannya melalui platform digital.
“Jadi di tahun 2027 kami merencanakan beberapa kegiatan untuk digitalisasi masyarakat. Kami sudah menganggarkan bagaimana pedagang pasar itu punya kemampuan livestreaming untuk menjajakkan dagangan," jelasnya.
Konsep pelatihan tersebut, kata Aris, sudah mulai disiapkan. Pemkab Sleman juga berencana menyediakan sebuah studio kecil yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan tersebut.
“Kami sudah ada konsepnya untuk pelatihan dan tempatnya, nanti ada studio kecil," jelas dia,
Meski mendorong digitalisasi, Aris menekankan bahwa kualitas produk tetap menjadi perhatian utama.
Berita Terkait
-
GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sempat Tak Pasti, PSEL Akhirnya Dibangun di Jogja, 1.000 Ton Sampah Disulap Jadi Listrik Tiap Hari
-
GEMPAR Ramaikan Pasar Balangan, Kuatkan Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir
-
BRI Catat 501 Juta Transaksi BRILink Agen Hingga Juni 2026
-
Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga
-
DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat