Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:57 WIB
Makam mertua seniman mendiang Djaduk Ferianto di daerah pemakaman umum Pakuncen, Kota Yogyakarta yang diduga dirusak. [Dok: istimewa]
Baca 10 detik
  • Kasus perusakan makam di Pakuncen, Yogyakarta, berakhir damai melalui mediasi kepolisian pada Rabu, 12 Agustus 2026.
  • Kepala nisan telah dikembalikan dan dipasang kembali oleh juru kunci berinisial S setelah diperbaiki seperti semula.
  • Penyebab kejadian adalah masalah komunikasi terkait iuran kebersihan makam yang kini telah diselesaikan oleh ahli waris.

Meski sebelumnya muncul dugaan adanya pemerasan terkait permintaan uang setelah kepala nisan diambil, Arif mengatakan kepolisian tidak sampai pada kesimpulan tersebut. 

Ia menilai persoalan yang terjadi lebih berkaitan dengan kebiasaan pengelolaan makam dan komunikasi yang tidak tersambung antara juru kunci dengan ahli waris.

"Cuma masalah komunikasi saja," tandasnya.

Load More