- Sebanyak 13 terdakwa kasus dugaan kekerasan anak di Little Aresha menjalani sidang perdana di PN Kota Yogyakarta pada Selasa (18/8/2026).
- Orang tua korban mendesak penyidik mengembangkan perkara dengan memeriksa empat pihak lain yang diduga terlibat dalam struktur yayasan.
- Dampak kasus tersebut menyebabkan sejumlah anak korban mengalami perubahan perilaku serta masih harus menjalani proses terapi pemulihan psikologis.
Imedia menambahkan beberapa anak bahkan mengalami ketakutan ketika bertemu orang baru. Ada pula yang disebut takut terhadap perempuan dengan hijab panjang, hiperaktif hingga menunjukkan perilaku agresif.
"Takut ketemu sama orang baru, ada yang takut sama perempuan berhijab panjang, ada yang hiperaktif, ada yang agresif," ujarnya.
Orang tua korban kembali berharap proses hukum terhadap 13 terdakwa berjalan maksimal. Mereka juga meminta penyidik tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban jika ditemukan bukti keterlibatan.
"Harapannya kalau buat yang sudah jadi tersangka, dihukum maksimal. Hukuman maksimal, jangan sampai di bawah maksimal. Kalau buat yang empat orang ini mungkin dikembangkan lagi saja," tegas imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek